Home / Berita / Nasional

Kamis, 11 Januari 2018 - 16:43 WIB

Hujan disertai angin kencang landa NTT

Viewer: 526
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 25 Detik

KompasNasional.com, Kupang – Hujan deras disertai angin kencang, dalam dua hari terakhir ini melanda hampir seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun El Tari Kupang, Ota Welly Jenni Thalo yang dikonfirmasi Antara di Kupang, Kamis,  mengatakan, dari analisa streamline (prakiraan angin lapisan 3000 feet), hujan terjadi hampir di seluruh wilayah NTT akibat adanya tekanan rendah dengan tekanan udara di sekitar Low 1001 hpa.

“Hari ini, Kamis (11/1), status meningkat menjadi Tropical depresi dengan tekanan 989 hpa di pusat Tropical depresi, bergerak menjauh dari wilayah NTT ke arah selatan,” katanya menjelaskan.

Baca Juga  Hadiri GSSB, Bupati Tapsel Berharap Manajemen di Masjid Dikelola Dengan Profesional dan Akuntabel

Dia mengatakan, pusat low atau tekanan rendah terdapat di sebelah barat laut Australia, angin dari arah barat bertiup menuju arah tekanan rendah di wilayah tersebut.

Untuk wilayah NTT, kata dia, merupakan tempat belokan angin ke arah tekanan rendah, akibatnya terjadi pelambatan kecepatan angin.

Kondisi ini menyebabkan terjadi konvergensi, dan berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga deras.

“Prospek cuaca hari ini, cuaca berawan berpotensi terjadi hujan ringan dan hujan lokal dan angin kencang akan terjadi di beberapa wilayah di NTT,” katanya.

Wilayah-wilayah itu antara lain Pulau Rote, Sabu, Flores, Sumba bagian Barat serta Kota Kupang dan sekitarnya, katanya.

Baca Juga  Berdalih K3, Pungli CPNS Kemenag di Halsel Menggurita

Mengenai gelombang, dia mengatakan cuaca di wilayah perairan masih cukup rawan dengan prakiraan gelombang berkisar 2,5-3,5 meter.

Menurut dia, gelombang setinggi 3,5 meter berpotensi terjadi di Samudera Hindia Selatan NTT.

Sementara gelombang setinggi tiga meter berpotensi terjadi di perairan Laut Sawu, Laut Timor Selatan Nusa Tenggara Timur dan perairan Selatan Pulau Sumba.

Gelombang setinggi 2,5 meter juga berpotensi terjadi di Selat Sumba, perairan Selatan Kupang dan perairan laut Pulau Rote.

Tinggi gelombang ini bisa dua kali lipat dari prakiraan saat ini, katanya menjelaskan.[AN/TR]

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Foto//KET : Baju Kuning Lions Club Dari Kanan ke Kiri 1. Lion Dody Herdiansyah, SH,MH, 2.Vice Komite Gubernur Distrik 307 A2 Lions Club Indonesia Darmawan Yusuf, SH, SE, M.Pd, MH, CTLA, 3.Vice President 2 Agustina, SE, SH, MH, paling kanan baju kuning lions 4. Kosidin, SH, BBa

Asahan

Virus Corona, Kota Kisaran dan Kota Tanjung Balai Heboh Digoncang Bakti Sosial Setiap Hari Oleh Team Lions Club Golden Estate Bekerja Sama Dengan Sitara Foundantion

Berita

Supervisi Ketua TP. PKK Taput di Desa Aek Siansimun, Harapkan Seluruh Elemen Harus Saling Mendukung.

Berita

Kenalkan Program Unggulan, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Panen Serentak Tanaman Sorgum Di Perbatasan.*

Berita

Satgas Pamtas Rl-Malaysia Yonif 645/ Gty Bantu Proses Pemakaman Warga

Berita

Sabhara Polres Ketapang Laksanakan PPKM di Jalan Raya Perketat Disiplin Prokes

Berita

Tingkatkan Kewaspadaan, Konfirmasi Positif Sumut Hari Ada 249 Kasus

Berita

Cek Kesiapan Satgas Yonif 645/Gty, Asops Panglima TNI Laksanakan Riksiap Ops

Berita

Bentuk Karakter Siswa Mandiri Dan Berakhlakul Karimah, SMK Negeri 1 Siantar Gelar Pesantren Kilat