Home / Berita / Nasional

Kamis, 11 Januari 2018 - 16:43 WIB

Hujan disertai angin kencang landa NTT

Viewer: 402
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 25 Detik

KompasNasional.com, Kupang – Hujan deras disertai angin kencang, dalam dua hari terakhir ini melanda hampir seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun El Tari Kupang, Ota Welly Jenni Thalo yang dikonfirmasi Antara di Kupang, Kamis,  mengatakan, dari analisa streamline (prakiraan angin lapisan 3000 feet), hujan terjadi hampir di seluruh wilayah NTT akibat adanya tekanan rendah dengan tekanan udara di sekitar Low 1001 hpa.

“Hari ini, Kamis (11/1), status meningkat menjadi Tropical depresi dengan tekanan 989 hpa di pusat Tropical depresi, bergerak menjauh dari wilayah NTT ke arah selatan,” katanya menjelaskan.

Baca Juga  Tak Mampu Bayar Swab Test, 2 Orang Ini Lolos dari Maut Sriwijaya Air

Dia mengatakan, pusat low atau tekanan rendah terdapat di sebelah barat laut Australia, angin dari arah barat bertiup menuju arah tekanan rendah di wilayah tersebut.

Untuk wilayah NTT, kata dia, merupakan tempat belokan angin ke arah tekanan rendah, akibatnya terjadi pelambatan kecepatan angin.

Kondisi ini menyebabkan terjadi konvergensi, dan berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga deras.

“Prospek cuaca hari ini, cuaca berawan berpotensi terjadi hujan ringan dan hujan lokal dan angin kencang akan terjadi di beberapa wilayah di NTT,” katanya.

Wilayah-wilayah itu antara lain Pulau Rote, Sabu, Flores, Sumba bagian Barat serta Kota Kupang dan sekitarnya, katanya.

Baca Juga  Kegiatan Vaksinasi Covid-19 Masih Berlangsung di Hotel Grand Mall Dan Klinik Polres Singkawang

Mengenai gelombang, dia mengatakan cuaca di wilayah perairan masih cukup rawan dengan prakiraan gelombang berkisar 2,5-3,5 meter.

Menurut dia, gelombang setinggi 3,5 meter berpotensi terjadi di Samudera Hindia Selatan NTT.

Sementara gelombang setinggi tiga meter berpotensi terjadi di perairan Laut Sawu, Laut Timor Selatan Nusa Tenggara Timur dan perairan Selatan Pulau Sumba.

Gelombang setinggi 2,5 meter juga berpotensi terjadi di Selat Sumba, perairan Selatan Kupang dan perairan laut Pulau Rote.

Tinggi gelombang ini bisa dua kali lipat dari prakiraan saat ini, katanya menjelaskan.[AN/TR]

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Fenomena Langka, Jutaan Teripang Terdampar di Pantai Venesia Sambas.

Berita

Resmi! Pengadilan Vonis Jaksa Agung ST Burhanuddin Bersalah

Berita

Pesan Natal GMKI 2020″Lihatlah, Kristus Menjadikan Semuanya Baru”

Berita

Agar Terhindar Dari Banjir, Camat Badiri Himbau Masyarakat Menjaga Linkungan Dari Sampah

Berita

Kajati Kalbar Terima Audensi Pengurus DPW KPK Tipikor

Berita

Tiga Siswi SMAS HKBP Hutabayu Raja Masuk PTN, Praeses HKBP Distrik Tanah Jawa Serahkan Piagam Penghargaan

Berita

Bupati Tapsel Hadiri Penutupan Silaturrahim Ramadhan 1443 H MUI dan Ormas Islam se Tapsel

Berita

‍‍APH Diminta Ungkap ‍‍‍‍‍‍‍‍Dugaan Korupsi Rp3,9 M Pada Proyek Pemrosesan TPA Kabupaten Simalungun