Home / Berita / Nasional

Kamis, 11 Januari 2018 - 16:43 WIB

Hujan disertai angin kencang landa NTT

Viewer: 552
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 25 Detik

KompasNasional.com, Kupang – Hujan deras disertai angin kencang, dalam dua hari terakhir ini melanda hampir seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun El Tari Kupang, Ota Welly Jenni Thalo yang dikonfirmasi Antara di Kupang, Kamis,  mengatakan, dari analisa streamline (prakiraan angin lapisan 3000 feet), hujan terjadi hampir di seluruh wilayah NTT akibat adanya tekanan rendah dengan tekanan udara di sekitar Low 1001 hpa.

“Hari ini, Kamis (11/1), status meningkat menjadi Tropical depresi dengan tekanan 989 hpa di pusat Tropical depresi, bergerak menjauh dari wilayah NTT ke arah selatan,” katanya menjelaskan.

Baca Juga  Kainfolahtadam XII/Tpr Pimpin Opening Ceremony Seleksi Daerah 16 besar Turnamen E-Sports Piala Kasad

Dia mengatakan, pusat low atau tekanan rendah terdapat di sebelah barat laut Australia, angin dari arah barat bertiup menuju arah tekanan rendah di wilayah tersebut.

Untuk wilayah NTT, kata dia, merupakan tempat belokan angin ke arah tekanan rendah, akibatnya terjadi pelambatan kecepatan angin.

Kondisi ini menyebabkan terjadi konvergensi, dan berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga deras.

“Prospek cuaca hari ini, cuaca berawan berpotensi terjadi hujan ringan dan hujan lokal dan angin kencang akan terjadi di beberapa wilayah di NTT,” katanya.

Wilayah-wilayah itu antara lain Pulau Rote, Sabu, Flores, Sumba bagian Barat serta Kota Kupang dan sekitarnya, katanya.

Baca Juga  Tingkatkan Tali Silaturahmi dan Hubungan Harmonis, Pangdam XII/Tpr Audiensi dengan Ketua Panitia Adat Kesultanan Istana Kadariah Pontianak

Mengenai gelombang, dia mengatakan cuaca di wilayah perairan masih cukup rawan dengan prakiraan gelombang berkisar 2,5-3,5 meter.

Menurut dia, gelombang setinggi 3,5 meter berpotensi terjadi di Samudera Hindia Selatan NTT.

Sementara gelombang setinggi tiga meter berpotensi terjadi di perairan Laut Sawu, Laut Timor Selatan Nusa Tenggara Timur dan perairan Selatan Pulau Sumba.

Gelombang setinggi 2,5 meter juga berpotensi terjadi di Selat Sumba, perairan Selatan Kupang dan perairan laut Pulau Rote.

Tinggi gelombang ini bisa dua kali lipat dari prakiraan saat ini, katanya menjelaskan.[AN/TR]

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

2 Pria Gosong Kesetrum setelah Potong Kabel PLN di Proyek Under Pass

Berita

Peringati Lahirnya Pancasila, Dandim Sambas Bersama Forkopimda Laksanakan Upacara.

Berita

Kapolres Nias Selatan Kunjungi Keluarga Kehilangan anak di Desa Eho Kecamatan Hibala

Berita

Wakil Bupati Wahyudi Menghadiri Rapat Koordinasi Dengan Kementerian Agama

Berita

Polda Kalbar Gelar Car Free Day Perdana di Tahun 2022

Berita

Disdik Pematangsiantar Laksanakan PTM 100 Persen

Berita

OJK Ungkap Pihak yang Bakal Ganti Rugi di Kasus Pembobolan RDN

Berita

Pemkot Pontianak Rintis Inner Ring Road Urai Kemacetan