Home / Berita / Nasional / Reviews

Senin, 25 Juni 2018 - 11:41 WIB

Disebut Mahal dan Tak Jelas Oleh Prabowo, Ini Jawaban Gubernur Sumsel

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin (Foto: Okezone)

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin (Foto: Okezone)

Viewer: 597
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 31 Detik

KompasNasional.com – Pembangunan Light Rail Transit (LRT) yang dinilai terlalu mahal dan tidak jelas penggunaannya oleh Ketua Umum (Ketum) Gerindra, Prabowo Subianto ditanggapi oleh Gubernur Sumsel, Alex Noerdin.

Dikatakan Alex, Sumsel hanya menerima jadi dalam bentuk LRT, karena semua dibiayai dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Karena itu, ia mengaku untuk permasalahan dana bukan merupakan urusan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel.

“No Komen, kita ini terima jadi saja,” katanya saat ditemui di Griya Agung, Minggu (24/6)

Namun, ia menegaskan, jika LRT ini sangat berguna untuk mengatasi kemacetan yang terus meningkat di Kota Palembang.  Berdasarkan hasil studi bahwa, pada 2020 mendatang Kota Palembang akan mengalami kemacetan parah atau Grandlock. Bahkan sudah tidak dapat bergerak lagi.

Baca Juga  Rawa Terate Rutin Banjir, Anies Bakal Cek Pabrik Sekitar

Dirinya mengibaratkan, saat orang mau keluar garasi mobil pun sudah mengalami kemacetan. Karena itu, perlu adanya transportasi massal untuk mengatasi kemacetan di Kota Palembang ini seperti LRT. Dipilihnya LRT ini karena, dana yang dikeluarkan tidak terlalu besar atau lebih murah karena tidak ada pembebasan lahan yang terlalu banyak. Serta teknologi yang digunakan pun modern.

“Jadi proyek ini bukan tidak jelas, itu salah. Proyek ini sangat bermanfaat apalagi buat Kota Palembang,” tegasnya.

Menurutnya, pembangunan angkutan massal ini harus segera dilakukan. Karena jika terlambat, tentunya akan semakin membuat lebih sulit terealisasi dan kemacetan pun semakin parah. Syarat untuk pembangunan massal sudah terpenuh di Kota Palembang dimana jumlah penduduk sudah melebihi dari 1,2 juta penduduk.

Baca Juga  Puncak Peringatan HUT ke-76 Pomad, Pomdam XII/Tpr Gelar Syukuran dan Apel Corps

“Nantinya LRT ini menggunakan bahan bakar bio solar dengan fasilitas wifi gratis. Jadi selain nyaman, juga bisa internetan gratis,” tutupnya.

Seperti diketahui, Ketum Gerindra, Prabowo Subianto menyebutkan bahwa, pembangunan LRT salah satunya di Palembang terlalu mahal. Bahkan menghabiskan dana USD 40 Juta. Sedangkan berdasarkan riset indeks pembangunan termahal LRT di dunia hanya USD 8 Juta.

Selain itu, Prabowo menyebutkan jika pembangunan LRT di Sumsel juga tidak jelas manfaatnya. Artinya sama saja membuang uang rakyat.(JPC/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Mahasiswa Bakal Boikot Aktivitas Galian C Ilegal di Gane Barat

Berita

Antisipasi Meluasnya Covid-19, PTM SMA Negeri 1 Pematangsiantar Dialihkan ke PJJ

Berita

Lakukan Ambush, Satgas Pamtas Yonif 642, Kembali Amankan PMI di Jalur Tidak Resmi*

Berita

Gubernur Kalbar Kembali Tinjau Proses Pembangun RSUD Soedarso

Berita

Dokter Spesialis di RSUD Putussibau Perlu Dinaikan

Asahan

Silaturahmi Awak Media Bersama Dandim 0208 Asahan

Berita

Naik Sepeda Listrik Jadi Tren Baru Rekreasi Keluarga di Kota Pontianak

Berita

Ketua Persit KCK Daerah XII/Tpr Semangat Olahraga Bersama Dengan Kowad