Viewer: 799
0 0

Home / Nasional

Rabu, 10 Juni 2020 - 17:17 WIB

Jokowi Tegaskan Jika Terjadi Peningkatan Kasus Baru Covid-19, Akan Ada Pengetatan Lagi

Viewer: 800
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 20 Detik

Kompasnasional | Presiden Joko Widodo mengatakan, pemberlakuan kenormalan baru atau new normal di lapangan sangat dinamis.

Ia mengatakan pemerintah tak segan menutup kembali sektor-sektor kehidupan yang beroperasi kembali di era new normal bila tiba-tiba ditemukan peningkatan kasus harian Covid-19.

“Perlu saya ingatkan jika dalam perkembangan ditemukan kenaikan kasus baru maka langsung akan kita lakukan pengetatan atau penutupan kembali,” kata Jokowi saat berkunjung ke Kantor Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (10/6/2020).

Ia pun meminta para kepala daerah yang telah menerapkan fase new normal secara rutin mengevaluasi keadaan di lapangan.

Baca Juga  Nilai Tukar Rupiah Semakin Melemah, Dampaknya Semakin Besarnya Utang Luar Negeri Indonesia

Jokowi meminta para kepala daerah tak lengah di fase new normal dan malah menghadapi gelombang kedua penularan Covid-19.

“Evaluasi secara rutin, sekali lagi meski misalnya sebuah daerah kasus baru menurun jangan sampai lengah karena di lapangan masih sangat dinamis. Keberhasilan pengendalian Covid-19 sangat ditentukan kedisplinan dan protokol kesehatan,” ujar Jokowi.

“Saya kira kita semua harus optimis bahwa tantangan yang kita hadapi bisa kita kendalikan dengan baik dengan harapan bisa diselesaikan dalam waktu sesingkat-singkatnya sehingga kita bisa beraktivitas kembali,” kata dia.

Baca Juga  Babak Baru Kisruh PPP

Tidak hanya itu, Jokowi juga mengingatkan pemerintah daerah tak asal memutuskan penerapan kenormalan baru atau new normal di wilayahnya.

“Penentuan waktu kapan timing-nya, penting sekali, harus tepat. Kalkulasinya, hitungannya,” ucap Presiden Jokowi.

“Jadi saya ingatkan juga pada daerah apabila sudah ingin memutuskan ke normal baru bicarakan dulu dengan Gugus Tugas,” kata Jokowi.

Ia melihat masih ada daerah yang tingkat penularannya fluktuatif sehingga rawan jika langsung diberlakukan new normal.

Jokowi pun meminta pemerintah daerah benar-benar memperhatikan data epidemiologis Covid-19 di daerah mereka.(TB/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Nasional

Anies Baswedan Jangan Merasa Paling Dijegal, Pengamat: Banyak Jalan Menuju Roma

Berita

Ini Komentar Rahmad Darmawan Setelah Timnya Tumbang Melawan Persebaya 0-2

Arsip

Buka-bukaan SBY Dituding Sembunyikan Dokumen Asli TPF Kematian Munir

Berita

BPOM Sebut Susu Kental Manis Tak Mengandung Susu

Berita

Sumut-Aceh tuan rumah PON 2024

Berita

Ketua Umum Benarkan FBR Kelapa Gading Minta THR ke Pengusaha
Ket:Foto//Pengacara Terkenal Darmawan Yusuf,SH,SE,M.Pd,MH,CTLA,Med (foto istimewa)

Headline News

PPKM Darurat Diperpanjang, Pengacara Kondang Darmawan Yusuf akan Surati Anies hingga Jokowi

Berita

‘JR Saragih Tidak Kebal Hukum’ Putusan MA Pintu Masuk Mengungkap Dugaan Korupsi di Pembelian Lahan Kantor Bupati Simalungun