Viewer: 769
0 0

Home / Nasional

Rabu, 10 Juni 2020 - 17:17 WIB

Jokowi Tegaskan Jika Terjadi Peningkatan Kasus Baru Covid-19, Akan Ada Pengetatan Lagi

Viewer: 770
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 20 Detik

Kompasnasional | Presiden Joko Widodo mengatakan, pemberlakuan kenormalan baru atau new normal di lapangan sangat dinamis.

Ia mengatakan pemerintah tak segan menutup kembali sektor-sektor kehidupan yang beroperasi kembali di era new normal bila tiba-tiba ditemukan peningkatan kasus harian Covid-19.

“Perlu saya ingatkan jika dalam perkembangan ditemukan kenaikan kasus baru maka langsung akan kita lakukan pengetatan atau penutupan kembali,” kata Jokowi saat berkunjung ke Kantor Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (10/6/2020).

Ia pun meminta para kepala daerah yang telah menerapkan fase new normal secara rutin mengevaluasi keadaan di lapangan.

Baca Juga  Menteri Susi Diminta Fokus pada Peningkatan Produksi Ikan

Jokowi meminta para kepala daerah tak lengah di fase new normal dan malah menghadapi gelombang kedua penularan Covid-19.

“Evaluasi secara rutin, sekali lagi meski misalnya sebuah daerah kasus baru menurun jangan sampai lengah karena di lapangan masih sangat dinamis. Keberhasilan pengendalian Covid-19 sangat ditentukan kedisplinan dan protokol kesehatan,” ujar Jokowi.

“Saya kira kita semua harus optimis bahwa tantangan yang kita hadapi bisa kita kendalikan dengan baik dengan harapan bisa diselesaikan dalam waktu sesingkat-singkatnya sehingga kita bisa beraktivitas kembali,” kata dia.

Baca Juga  KPK Periksa Mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia 2005-2014

Tidak hanya itu, Jokowi juga mengingatkan pemerintah daerah tak asal memutuskan penerapan kenormalan baru atau new normal di wilayahnya.

“Penentuan waktu kapan timing-nya, penting sekali, harus tepat. Kalkulasinya, hitungannya,” ucap Presiden Jokowi.

“Jadi saya ingatkan juga pada daerah apabila sudah ingin memutuskan ke normal baru bicarakan dulu dengan Gugus Tugas,” kata Jokowi.

Ia melihat masih ada daerah yang tingkat penularannya fluktuatif sehingga rawan jika langsung diberlakukan new normal.

Jokowi pun meminta pemerintah daerah benar-benar memperhatikan data epidemiologis Covid-19 di daerah mereka.(TB/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Hendrik Sitompul Terima Estafet Obor Indonesia Berlari 2045

Berita

Setya Novanto Jalani Sidang Lanjutan Hari Ini
Foto ilustrasi vaksin booster astrazeneca

Berita

5 Jadwal dan Lokasi Vaksinasi di Medan Pekan Ini

Berita

Sandiaga Dilaporkan Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen PT Japirex

Berita

Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games 2018 Rp210 Miliar

Arsip

Promosi Langka Polisi Ajudan Jokowi

Arsip

Ahok Pasrah Jika Divonis 5 Tahun, “Ini Kan Politik Saja, yang Penting Nggak Gubernur”

Berita

Bos First Travel Jalani Sidang Perdana Hari Ini