Bupati Tanah Bumbu (Tanbu), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Mardani H. Maming, memberikan apresiasi dan penghargaan kepada empat pelajar yang berhasil mengharumkan Tanbu di tingkat nasional.
Kepala Dinas Pendidikan Sartono MM, melalui Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Tanbu, Amilludin mengatakan, penghargaan berupa beasiswa dan bantuan pendidikan ini, bersumber dari APBD Tanbu 2016. Tujuannya, untuk memacu prestasi para siswa agar lebih baik lagi dalam berbagai bidang kegiatan, untuk skala provinsi, nasional, maupun internasional.
“Selain itu, penghargaan yang diberikan ini dapat mendorong semangat dan motivasi di dunia pendidikan, yang bisa berpengaruh positif terhadap peningkatan kinerja dan prestasi, sehingga menghasilkan SDM berkualitas, produktif, kreatif, dan kompetitif, ” kata Amilludin, di Tanah Bumbu, Selasa (30/8).
Prestasi ini menurutnya, harus mampu menjadi motivasi dan inspirasi bagi semua yang belum berkesempatan menjadi yang terbaik disetiap jenjang. Ia berharap, semoga ke depan akan muncul para pelajar berprestasi yang baru dan mampu meningkatkan kualitas mutu pendidikan di Tanbu.
Adapun empat pelajar berprestasi yang mengharumkan nama Tanah Bumbu dikancah nasional diantaranya Briliant Delova Juang Putera, juara 3 kategori lomba Sains IPA SD yang berasal dari SDN 8 Kampung Baru Simpang Empat, dan Abdul Rozak, juara 1 kategori Muaythai Indonesia yang berasal dari SMPN 3 Batulicin.
Selain itu, pelajar yang mendapat penghargaan adalah Fitriani Amalia, juara 3 kategori Muaythai Indonesia yang berasal dari SMK Tunas Bangsa, dan Audinta Sakti, juara 3 kategori Olimpiade Sains Matematika yang berasal dari SMPN 2 Simpang Empat.
Amilludin menegaskan, pendidikan merupakan salah satu bidang yang diprioritaskan di Tanbu. Hal ini tidak terlepas dari keyakinan bahwa untuk mencapai sebuah tujuan atau keberhasilan, termasuk membangun suatu daerah atau bangsa, yang terpenting adalah faktor sumber daya manusianya.
Upaya untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan, menurut Amilludin, sudah banyak dilakukan, baik oleh pemerintah pusat maupun daerah. Namun, upaya – upaya tersebut masih perlu untuk dikembangkan dan ditingkatkan.
“Kita sepakat bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama, baik pemerintah, masyarakat, pihak swasta, dan para stakeholder lainnya. Bahkan, di tengah masih ada kurang sarana dan prasarana pendidikan di Tanbu, putra – putri Tanbu masih banyak yang berprestasi tingkat provinsi maupun tingkat nasional, tak menutup kemungkinan dengan dilengkapi sarana dan prasarana yang ada, akan menjadikan Tanbu lebih baik lagi, ’’ katanya (mdk|dwk)








