Viewer: 638
0 0

Home / Opini

Kamis, 22 Oktober 2020 - 22:12 WIB

Hari Santri Nasional 2020, Wapres: Pesantren Harus Bangun Tak Boleh Tidur

Viewer: 639
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 31 Detik

Kompasnasional | Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta seluruh pesantren bangkit melahirkan santri-santri yang tidak hanya pintar mengaji dan berdakwah, tetapi juga menjadi wirausahawan.

Apalagi, kata dia, saat ini semangat untuk memberdayakan para santri dalam bidang ekonomi juga mulai tumbuh di pesantren-pesantren seiring dengan target pemerintah yang akan mengembangkan ekonomi syariah.

“Saya bersyukur semangat ini sudah mulai tumbuh dan pesantren harus bangun tidak boleh tidur. Kalau saya ambil contoh, wahai orang-orang yang tidur bangkit lah,” ujar Ma’ruf dalam acara Peringatan Hari Santri Nasional 2020 yang digelar secara daring, Kamis (22/10/2020).

Ma’ruf mengatakan, pesantren harus menjadi pusat pemberdayaan terutama di bidang ekonomi, baik di sektor keuangan maupun sektor riil.

Baca Juga  Pak Polisi, Tetapkan Anies Baswedan Jadi Tersangka!'

Oleh karena itu, di pesantren pun mulai dibangun bank-bank wakaf untuk usaha ultra mikro.

Pihaknya juga mendorong agar pesantren membangun bantuan non tunai (BNT) agar bisa memberdayakan masyarakat sekitarnya.

“Kemudian BNT ini bisa menjadi chanelling atau executing dari bank-bank syariah yang ada untuk membiayai masyarakat,” kata dia.

Ma’ruf juga berharap sebanyak 28.000 pesantren yang ada di Indonesia bisa membangun BNT-nya masing-masing.

Selain dari bank syariah, kata dia, mereka juga dapat memperoleh pembiayaan BNT tersebut dari lembaga pengelola dana bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi dan UKM.

Termasuk adanya program one pesantren one product (OPOP) yang turut membantu mengembangkan produk-produk dari masyarakat.

Baca Juga  Pakar Minta Aturan Wajib Tes Corona Dihapus Dari Protokol Perjalanan Dalam Negeri, Kenapa?

“Saya apresiasi pesantren-pesantren yang sudah memulai. Saya harap, yang sudah dilakukan baik di sektor keuangan maupun riil jadi semacam role model yang nantinya bisa dikembangkan atau dicontoh di pesantren lain yang akan di kembangkan di seluruh pesantren,” ucap dia.

Ia pun berharap dengan kebangkitan pesantren-pesantren, santri yang diberdayakan dapat menjadi kuat.

Kekuatan para santri itu juga diharapkan dapat menjadi salah satu fondasi negara untuk menjadi lebih maju.

“Mari kita bangkit untuk menjadi lembaga santri santri yang kuat sehingga negara juga menjadi kuat,” ucap dia. (K/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Opini

Serikat Guru: Pelaksanaan Sistem PPDB DKI Jakarta Harus Ditinjau Ulang

Arsip

Risma di Pilgub DKI, Antara Janji ke Surabaya dan Loyalitas ke PDIP

Opini

CEK FAKTA: Dibilang Anti Islam, Manakah Lirik Lagu Balonku yang Benar?.

Opini

Hendropriyono Prediksi Ancaman Indonesia 2021

Opini

Megawati Minta Mendikbud Luruskan Sejarah 1965

Opini

Opini

KLB Partai Demokrat Pengamat: Sebaiknya Moeldoko Mundur dari KSP

Opini

Sebut Hibah Akidi Tio Tak Ada Unsur Pidana, Pakar Minta Polisi Tidak Cari Pasal