Viewer: 649
0 0

Home / Nasional

Kamis, 3 Desember 2020 - 19:00 WIB

Densus 88 Tangkap Terduga 32 Teroris Jaringan MIT

Viewer: 650
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 29 Detik

Kompasnasional l Detasemen Khusus 88 Antiteror (Densus 88) Polri menangkap 32 orang terduga terorisme jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) wilayah Indonesia sepanjang 2020.Ini yang terkait dengan simpatisan-simpatisan di luar Sulawesi Tengah, Densus 88 melakukan beberapa penangkapan di Jakarta, Sumatera dan beberapa tempat. Satu tahun ini, 32 tersangka teroris yang terkait dengan MIT,” kata Analis Utama Intelijen Densus 88 Antiteror Polri, Brigjen Pol Ibnu Suhendra, usai rapat koordinasi membahas tindaklanjut evaluasi program sinergitas antara kelembagaan dalam penanggulangan terorisme di Sulawesi Tengah, di kota Palu seperti dilansir Antara, Kamis (3/12/2020).

Terduga terorisme jaringan MIT yang ditangkap tersebut berperan mendukung dana maupun orang-orang yang akan masuk ke wilayah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Upaya mereka digagalkan Densus 88 Polri.

Baca Juga  Pendapatan UKM Anggota Bukalapak Melonjak 3 Kali Lipat di 2017

“Saat ini kekuatan MIT sisa 11 orang dari Santoso, dulu 48 sekarang 11 orang, dan kami butuh dukungan masyarakat, seluruh komponen aparat penegak hukum TNI-Polri untuk bahu membahu segera mengungkap dan menangkap Ali Kalora dan kelompoknya,” tuturnya.

Salah satu kendala membasmi para terduga teroris tersebut adalah sulitnya medan tempat mereka bersembunyi.

“Yang sulit seperti kita ketahui medan di Poso dan sekitarnya sangat berat. Ada pegunungan perbukitan seperti di Taman Jeka, Gunung Biru yang membutuhkan pasukan luar biasa fisiknya. Sementara mereka kuasai daerah-daerah tersebut,” ucapya.

Baca Juga  Prajurit Kostrad Terlibat Asusila dengan Paspampres Belum Tersangka

“Mereka juga ada yang memiliki keahlian merakit bom, ada yang pernah mengikuti pelatihan penggunaan senjata di camp. Kelompok ini masih memiliki sejumlah senjata api, seperti senjata M16 dan senjata pendek rakitan (pistol), dan beberapa bom rakitan serta amunisi,” papar-nya.

“Kami temukan senjata-senjata ini dari Filipina Selatan dari kelompok-kelompok yang mendukung kegiatan mereka. Dan mereka terus melakukan upaya koordinasi dengan kelompok jaringan teroris di Filipina Selatan. Ini yang harus kita cegah jangan sampai barang-barang senjata masuk ke wilayah kita,” kata lulusan Akpol 1993 ini. (OZ/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Wakil Presiden Jusuf Kalla akan Berkunjung ke Danau Toba-kompasnasional

Arsip

Wakil Presiden Jusuf Kalla akan Berkunjung ke Danau Toba

Berita

LSM BERKORDINASI Desak Polisi Tuntaskan Kasus Pemalsuan Sertifikat Tanah

Daerah

Ketua LMA Silaturahmi ke Kapolda Metro Jaya meminta di Mediasi KPK dan Sekda Papua

Arsip

Nilai Tukar Rupiah Masih Berada di Level Rp 13.100-an Per USD

Berita

Bupati Sri Wahyuni Dinonaktifkan, Kenapa Tak Ada Teguran Dulu? Berikut Alasannya ke Amerika Serikat

Berita

Polisi Semarang Gagalkan Peredaran 80 Ribu Pil Koplo

Berita

Presiden Dapat Gelar Tuanku Sri Indra Utama Junjungan Negeri dari Kesultanan Deli

Headline News

Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama LPAI dan Polri