Home / Ekonomi / Kriminal / Reviews

Selasa, 5 April 2016 - 12:00 WIB

Anggota TNI AD Tangkap Pengedar Uang Palsu, Rp 3,9 Juta Diamankan

Viewer: 823
0 0
Terakhir Dibaca:44 Detik

Anggota TNI Angkatan Darat dari kesatuan Komando Distrik Militer (Kodim) 0303 Bengkalis, mengamankan seorang pengedar uang palsu inisial Er (33), warga Sungai Limau, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Komandan Kodim (Dandim) 0303 Bengkalis, Letkol Wachyu Dwi Harianto mengatakan, penangkapan terhadap Er berawal dari informasi Babinsa di lapangan. Kemudian anggota TNI mencari keberadaan Er dan berhasil menangkapnya di Desa Pematang Duku.

Baca Juga  Berdiri di Atas Parit, Kios Jalan Karya Bhakti akan Dibongkar Paksa

“Saat ER diamankan, ditemukan barang bukti berupa uang palsu Rp 3,9 juta dan uang hasil transaksi tukaran dari transaksi uang palsu itu senilai Rp 900 ribu,” ujar Letkol Wachyu, Selasa (5/4).

Di hadapan petugas, ER mengaku uang tersebut dibuat dan diedarkannya sendiri. Untuk membuktikan pengakuan tersebut, anggota Kodim menyerahkan Er dan barang bukti uang palsu itu ke Polres Bengkalis.

Baca Juga  Tukang Tambal Ban Nekat Menipu Sejumlah Pejabat TNI

“Er dan barang bukti sudah kita serahkan ke Polisi untuk tindakan lebih lanjut. Informasi sementara, kegiatan ini sudah 5 bulan dilakukan yang bersangkutan,” pungkasnya (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Polisi Sita Sabu dari Rumah Komika Mudy Taylor

Berita

Anak Usaha PGN Operasikan Pembangkit Listrik di Tanjung Balai Karimun

Kriminal

Densus 88 Amankan Satu Pria Terduga Teroris di Padang Sidempuan, Langsung Dibawa ke Jakarta

Arsip

Kepala BNPT Akui Densus 88 Biasa Beri Uang Buat Keluarga Teroris

Kriminal

Terlibat Proyek Fiktif Rp 39,5 M, Pasutri Diciduk Polisi

Berita

Lenis Kogoya : Desa Paseban bisa menjadi Proyek pencontohan Desa wisata Adat di Bali

Berita

Prada Ichsan Ditahan Usai Insiden Polisi ‘Nyangkut’ di Kap Mobilnya

Arsip

Pengacara Minta Pengakuan 2 Pelaku Pembunuh Polisi Bali Dikonfrontir