Viewer: 605
0 0

Home / Nasional

Rabu, 18 November 2020 - 14:12 WIB

Wapres: Hal Paling Menentukan Keluar dari Krisis adalah Covid-19 Ditangani

Viewer: 606
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 22 Detik

Kompasnasional | Wakil Presiden Ma’ruf Amin memastikan bahwa hal yang paling menentukan agar setiap negara dapat keluar dari krisis akibat Covid-19 adalah penanganan pandemi tersebut.

Pasalnya, kata dia, krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19 tidak berasal dari krisis keuangan, seperti krisis ekonomi lain yang pernah terjadi sebelumnya.

“Yang paling menentukan berapa lama kita akan keluar dari krisis ini adalah bagaimana pandemi Covid-19 ditangani,” ujar Ma’ruf saat menjadi keynote speaker Kongres VIII Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia(AFEBI) secara daring, Rabu (18/11/2020).

Ma’ruf mengatakan, meskipun saat ini berbagai upaya telah dilakukan. Akan tetapi, khususnya di Indonesia, pertumbuhan kasus terkonfirmasi Covid-19 masih mengalami peningkatan.

Baca Juga  Lemkapi: Penunjukan Komjen Listyo Sigit Prabowo Jadi Calon Kapolri Sudah Tepat

Namun, kata dia, para ahli epidemiologi banyak yang mengemukakan bahwa pandemi Covid-19 hanya dapat diakhiri jika ada vaksin yang efektif.

Ia mengatakan, sebagai salah satu solusi mengakhiri Covid-19, beberapa kandidat vaksin telah memasuki tahap uji klinis terakhir. Termasuk, yang saat ini dilakukan di Indonesia.

“Pemerintah sendiri tengah bersiap agar pada waktunya nanti ketika vaksin dinyakatan memenuhi syarat, masyarakat dapat segera mendapatkan vaksin tersebut,” kata dia.

Oleh karena itu sembari menunggu vaksin Covid-19, kata dia, pilihan yang tersedia saat ini agar kegiatan ekonomi dapat berjalan adalah menegakkan protokol pencegahan Covid-19.

Baca Juga  Timnas U-16 Juara,Setelah Taklukkan Thailand

Protokol kesehatan tersebut adalah memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun.

Ia pun berharap para pengajar ilmu ekonomi dan bisnis yang tergabung dalam AFEBI dapat memberikan masukan dan solusi kepada pemerintah untuk dapat menangani krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19 tersebut.

“Bagaimana kita dapat mencegah agar krisis tidak berubah menjadi krisis ganda, yaitu krisis sektor riil dan krisis sektor finansial, dan melakukan pemulihan mengikuti bentuk V,” ucap dia. (K/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Demi Tax Amnesty, Kantor Pajak Buka Setiap Hari

Arsip

18.192 KK di Bantargebang Bakal Terima Bau Uang Sampah Rp 300 Ribu

Arsip

Janda Lansia Sebatangkara Butuh Uluran Tangan

Nasional

Try Sutrisno: Ideologi Bangsa Tercabik-cabik, Purnawirawan TNI Polri Desak RUU HIP Dicabut

Nasional

Bareskrim Polri Dalami Laporan soal WO Aisha Weddings

Berita

Laporan Pertanggungjawaban Dana Desa Akan Disederhanakan

Berita

Proyek Tol Manado-Bitung Ambruk, 3 Pekerja Tertimbun

Nasional

Rontoknya Tiga Jenderal Polisi dalam Skandal Djoko Tjandra