Polisi Kota Jayapura tengah menyelidiki pengendara sepeda motor matik yang diduga pelaku pengebom di rumah Plt Sekretaris DPD I Golkar Papua Marthinus Werimon di Kompleks BTN Skyline Blok D 36, Distrik Abepura, Kamis (13/10) dini hari.
“Jadi, upaya yang kami lakukan adalah mendatangani TKP, beri garis polisi dan identifikasi pelakunya sesuai keterangan saksi,” kata Kapolsek Abepura Kompol Arnolis Korowa di sela-sela olah TKP.
Menurut dia, berdasarkan keterangan salah seorang saksi mata, yakni petugas keamanan perumahan di sekitar TKP, bahwa pada Kamis dini hari itu ada pengendara motor jenis matik yang berboncengan melintas di depan rumah itu dengan kecepatan sedang. Tak lama kemudian terdengar bunyi ledakan yang cukup besar yang kemudian diketahui sebagai aksi teror bom.
“Keterangan dari saksi mata sekuriti perumahan, yang jaraknya tidak sampai 50 meter bahwa ada motor matik yang lewat berboncengan, melintas dengan kecepatan sedang depan rumah korban,” kata dia.
“Saksi tidak melihat apakah ditaruh atau lempar sesuatu, kemudian setelah bunyi ledakan, pengendara motor tersebut kabur dengan kecepatan tinggi,” tukasnya.
Arnolis mengaku insiden teror bom itu sudah dilaporkan kepada Kapolres Jayapura AKBP M Tober H Sirait. Apakah peristiwa itu terkait dengan aktivitas korban yang berhubungan dengan Pilkada Kota Jayapura, Arnolis belum bisa memastikan.
“Kami belum tahu pasti, tapi ada mengarah kesitu, hanya butuh penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya (mdk|dwk)








