Home / Arsip / Arsip 2016 / Internasional / Nasional / Reviews

Selasa, 9 Agustus 2016 - 11:05 WIB

Stok CPO Menipis, GAPKI Salahkan El Nino

Viewer: 549
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 20 Detik

Persediaan minyak sawit Indonesia semakin menipis pada paruh pertama tahun ini menyusul stagnasi produksi pada 2015. Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menuding bencana kekeringan yang meluas (El Nino) sebagai biang keladinya.

Berdasarkan catatan GAPKI, stok minyak sawit (CPO) Indonesia termasuk biodiesel dan oleochemical per Juni 2016 sebanyak 1,8 juta ton. Setiap bulan rata-rata berkurang 16 persen dari posisi Januari yang sebanyak 4,36 juta ton.

Dari sisi produksi, terjadi penurunan pada kuartal I 2016. Namun trennya berbalik naik pada tiga bulan berikutnya. Secara kumulatif, produksi CPO Indonesia pada paruh pertama turun rata-rata 1,7 persen.

Baca Juga  Ditinggal tahlilan saat malam Jumat, istri digarap teman suami

“Stagnasi produksi disebabkan oleh dampak dari El Nino tahun lalu. Produksi tahun 2016 masih belum sesuai dengan harapan. Kondisi ini secara otomatis mengikis stok,” ujar Fadhil Hasan, Direktur Eksekutif GAPKI melalui keterangan tertulis, Selasa (9/8).

Fadhil memperkirakan stok CPO masih akan ketat untuk beberapa bulan ke depan karena permintaan pasar global masih berpotensi meningkat sama halnya dengan kebutuhan di dalam negeri.

“Penyerapan biodiesel dalam negeri terus meningkat. Konsistensi implementasi biodiesel akan mendongkrak permintaan minyak sawit di dalam negeri. Hai ini akan membuat pengusaha menahan stok untuk memenuhi pasokan dalam negeri ketimbang ekspor,” jelasnya.  

Baca Juga  Polisi Filipina Tewas Terkena Taji Ayam Jago Saat Penggerebekan Sabung Ayam

Namun, statistik GAPKI justru menunjukkan bahwa penurunan produksi CPO selaras dengan permintaan ekspor yang juga turun rata-rata 1,79 persen. Penurunan ekspor CPO tertinggi terjadi pada Maret dan April, yakni masing-masing minus 22,2 persen dan 18,8 persen.

Sementara dari pasar domestik, tingkat konsumsi CPO relatif stagnan, yakni rata-rata hanya meningkat 0,69 persen. Bahkan pada Maret lalu, terjadi penurunan permintaan CPO hampir 13 persen di dalam negeri (cnn|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Warga Aceh Timur Tewas Dibacok Pria yang Diduga Gangguan Jiwa

Arsip

Cerita tragis driver taksi online dibunuh di hari pertama kerja

Arsip

Bos PNS Mata Duitan, Bendahara Tewas Gantung Diri di Ruang Kerja

Berita

Berkeliaran Sendirian,Anak 5 Tahun Diamankan Polsek Helvetia

Headline News

Arab Saudi Eksekusi Mati TKI Tuti Tursilawati

Nasional

Peringatan Dini BMKG Selasa, 6 Juli 2021, Potensi Cuaca Ekstrem Hujan Lebat di 13 Wilayah

Arsip

Harga Premium di Kabupaten Sitaro Tembus Rp 15.000 per Liter

Berita

Pedagang Unjuk Rasa Tolak Pasar Pringgan Dikelola Swasta