Home / Korupsi

Rabu, 2 Juni 2021 - 09:47 WIB

Firli Angkat Suara soal Keberadaan Harun Masiku di Indonesia

Viewer: 4463
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 3 Detik

Kompasnasional l Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri memastikan petugas di lembaganya tak pernah berhenti untuk mencari para tersangka yang masih buron atau masuk daftar pencarian orang (DPO), termasuk Harun Masiku.

Hal itu disampaikan Firli menjawab pertanyaan soal kejelasan keberadaan Harun Masiku usai salah satu pegawai KPK yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK), Harun Al Rasyid membeberkan informasi bahwa politikus PDIP yang jadi buron sejak Januari 2020 itu sedang berada di Indonesia.

“Tiap orang sebagai tersangka yang ditetapkan KPK berarti cukup bukti. Dengan bukti yang cukup KPK tak pernah berhenti mencari tersangka,” kata Firli di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (1/6).

Firli menjelaskan bahwa sampai saat ini ada 10 tersangka KPK dengan status DPO. Ia mengatakan sudah bersurat ke pelbagai pihak untuk memburu buronan kasus pelbagai dugaan korupsi tersebut.

Baca Juga  4 Anggota DPR Diduga Terseret Suap Proyek Program Aspirasi

“Kita tak pernah berhenti. Penanganan perkara bukan orang per orang. Tapi bersama,” kata Firli.

Keberadaan Harun Masiku di Indonesia diungkap oleh pegawai senior KPK, Harun Al Rasyid. Ia mengungkapkan mencium sinyal keberadaan buronan tersebut sedang di Tanah Air.

Menurut dia, sekitar bulan lalu Harun Masiku memang sempat berada di luar negeri. Saat itu, dia bersama pegawai KPK lain sempat memburunya. Tapi upaya tersebut terhambat.

Harun Al Rasyid mengatakan tidak bisa melaporkan keberadaan Harun Masiku di Indonesia lantaran telah diminta untuk menyerahkan tanggung jawab ke atasan.

“Jadi saya enggak bisa ngelaporin,” kata Harun dalam sebuah video yang merekam percakapan antara Najwa Shihab dengan sejumlah pegawai KPK yang tak lolos TWK di balik layar program Mata Najwa, Jumat (28/5).

Harun merupakan satu dari 75 pegawai KPK yang dinyatakan tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK). Dia adalah Kepala Satgas Penyelidik KPK.

Baca Juga  KPK Tetapkan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan Jadi Tersangka

Sebelumnya, sebanyak 75 pegawai KPK dinyatakan tidak lolos TWK untuk alih status menjadi aparatur sipil negara (ASN). Sementara itu 51 dari 75 pegawai tersebut dinyatakan tak bisa lagi dibina dan akhirnya diberhentikan sebagai pegawai KPK.

Beberapa orang yang tidak lolos TWK diketahui sedang menangani kasus-kasus korupsi yang menjadi sorotan publik, seperti korupsi bansos dan suap ekspor benur.

Adapun Harun Masiku telah menjadi buron KPK sejak 16 bulan lalu. Ia ditetapkan menjadi tersangka tindak pidana korupsi karena telah menyuap mantan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.

Dia diduga telah menyiapkan uang sebesar Rp850 juta sebagai pelicin agar dia bisa melenggang ke Senayan menggantikan Nazarudin Kiemas yang lolos ke DPR namun meninggal dunia.

(CNNI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pelarian Plt. Bupati Bengkalis Sebagai Tersangka Korupsi Berakhir Ditangan Polisi

Arsip

Menunggu 1 jam rompi oranye tak kunjung datang, Masinton tinggalkan KPK

Arsip

Aktifis Minta Penyidik KPK Tindak Lanjuti Laporan MMAK

Berita

SDN 060942 MEDAN DELI LAKUKAN PUNGLI? LSM GEBRAKKS-SU DESAK KEPALA DINAS

Berita

Dua Jenderal Thailand Terseret Skandal Jam Tangah Mewah Rolex

Korupsi

Kejakgung Periksa 210 Saksi Selidiki Korupsi Dana Hibah KONI

Arsip

Usai KPK turun tangan, DPRD dan Pemkot Malang ketakutan

Berita

KPK Minta Wali Kota Blitar dan Bupati Tulungagung Menyerahkan Diri