Home / Arsip / Arsip 2017 / Berita / Korupsi / Nasional / Reviews

Senin, 25 September 2017 - 15:51 WIB

Rapim DPR Bahas Penolakan Jokowi Bertemu Pansus Angket KPK

Viewer: 620
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 43 Detik

kompasnasional.com Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyatakan, penolakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk membahas temuan Pansus Angket KPK akan jadi materi dalam rapat pimpinan (rapim) dan Badan Musyawarah (Bamus) DPR. Sebab, ia khawatir, Jokowi tetap menolak meski rapim menyetujui permohonan Pansus.

“Nanti itu bahan di rapim dan Bamus. Kalau memang sudah ada statement seperti itu kan nanti belum tentu permintaan itu dijadwalkan oleh pemerintah,” ujar Fadli di Gedung DPR, Jakarta, Senin (25/9).

Fadli menduga, tingginya polemik Pansus Angket KPK menjadi salah satu alasan Jokowi menolak bertemu. Ia berkata, Jokowi khawatir akan menimbulkan persepsi baru di tengah publik jika bertemu dengan Pansus.

“Mungkin presiden menanggapi ini bola panas. Jadi ada yang anggap ini prioritas dan ada yang anggap ini biasa saja,” ujarnya.

Baca Juga  Narkotika Berbahaya Itu Tembakau Super Cap Gorila

Di sisi lain, terkait perpanjangan masa kerja Pansus, Fadli mengaku, belum dapat memastikan fraksi mana saja yang akan mendukung. Ia berkata, perpanjangan masa kerja Pansus nantinya akan dibahas di Bamus untuk kemudian dibawa ke rapat paripurna.

Terpisah, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto menyarankan pertemuan dengan Jokowi dilakukan setelah masa tugas Pansus Angket KPK selesai pada 28 September 2017. Pertemuan itu juga dilakukan setelah Pansus melaporkan hasil temuannya dalam sidang paripurna DPR.

“Kalau menurut hemat saya seperti itu (setelah masa tugas Pansus selesai),” ujar Agus di Gedung DPR, Jakarta.

Agus mengatakan, berdasarkan aturan yang ada, pertemuan antara pansus angket DPR dengan presiden dilakukan setelah masa kerja pansus selesai.

Ia menilai, pansus angket akan melanggar ketentuan yang ada jika tetap memaksa untuk bertemu dengan Presiden.

Baca Juga  Kunjungi Yonzipur 6/SD, Pangdam XII/TPR : Prajurit Zeni Harus Berkreasi dan Inovatif*

“Kita harus runut dengan aturan yang ada dan runut dengan kebiasaan yang ada. Bahwa biasanya juga rapat pansus akan berjalan terus sampai mengeluarkan laporan, tanpa biasanya dilakukan rapat konsultasi dengan presiden,” ujarnya.

Meski demikian, Agus juga belum bisa memastikan saran tersebut akan dipenuhi dalam rapim atau bamus. Keputusan itu, kata dia, akan dihasilkan dalam rapim yang akan digelar hari ini.

“Saat ini belum ada berita apa-apa. Apakah ini besok, nanti sore, atau besok lusa, belum ada keputusan. Yang jelas kita menunggu rapat pimpinan dulu kemudian rapat Bamus (terkait Pansus Angket KPK),” ujar Agus (cnn|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

SMA Negeri 5 Pematangsiantar Tetap Waspada dan Terapkan Prokes Ketat Saat PTM Terbatas

Berita

Cegah Peredaran Narkoba, Lapas kelas IIA Pematangsiantar Kembali Gelar Razia Rutin Terhadap WBP

Berita

Reses Ditengah Pandemi, Jamil Zeb Tumori Luncurkan Program Kesejahteraan Masyarakat

Berita

Kapolsek Pontianak Timur AKP Prayitno Beri Tali Asih Pengutil Susu di Swalayan

Nasional

Kabareskrim: Ada Pejabat yang Belum Dukung PPKM Darurat

Berita

Keberadaan Waterfront Di Kota Pontianak Wajah Baru Pinggir Sungai Kapuas

Berita

Sosialisasikan Raperda Pembentukan Desa Definitif Di Kabupaten sambas

Berita

Wagub Ria Norsan Lantik Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemprov Kalbar