Viewer: 916
0 0
Viewer: 917
0 0

Home / Kesehatan

Sabtu, 2 Januari 2021 - 12:33 WIB

Ketersediaan Vaksin Bukan Berarti Abai Protokol Kesehatan

Viewer: 918
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 18 Detik

Kompasnasional l Epidemiolog Universitas Andalas Sumatera Barat Defriman Djafri mengingatkan ketersediaan vaksin untuk mencegah penyebaran Covid-19 ke depan bukan berarti masyarakat bisa abai terhadap protokol kesehatan.

“Apalagi vaksinasi yang akan dilakukan tersebut tentunya menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaannya,” kata Defriman dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Ia mengakui ketersediaan vaksin pada hakikatnya merupakan harapan besar dan ditunggu semua orang untuk diimplementasikan. Dengan demikian kekebalan itu diharapkan menjadi solusi mengakhiri pandemi ini.

Secara umum, proses vaksinasi membutuhkan waktu untuk persiapan menjangkau semua khalayak termasuk dari segi efektifitas vaksin yang idealnya diharapkan di atas 70 persen dan aman diberikan kepada masyarakat. Ia menegaskan yang terpenting dari semua itu tentunya membangun kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan vaksinasi agar benar-benar dapat diterima dalam pelaksanaannya ke depan.

Baca Juga  Tertinggi Ke 2 Capaian Vaksinasi, Pemda Halsel Terima Penghargaan Dari Gubernur

“Informasi yang lengkap dan utuh serta mudah diakses ialah salah satu cara dan perlu disosialisasikan secara masif kepada masyarakat,” ujar Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia Provinsi Sumatera Barat tersebut.

Di sisi lain, kebijakan kesehatan yang tepat, terukur, dan benar-benar dapat dikontrol pemerintah seharusnya mempunyai peran penting dalam upaya pengendalian pandemi Covid-19. Setiap kebijakan tersebut bisa diikuti dan disesuaikan pada strata pemerintahan di bawahnya serta tidak ada keraguan-raguan pemangku kebijakan dalam mengimplementasikan di seluruh tatanan masyarakat.

Baca Juga  JKN-BPJS Kesehatan Telah Memberi Manfaat Kepada Rakyat Indonesia

Menurutnya, peran kepala daerah merupakan faktor kunci dalam mengimplementasikan kebijakan kesehatan itu. Kemudian, tidak lepas pula dari adanya penegakan aturan dan pemberian contoh serta tauladan kepada masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Dengan ini tentu dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat atas tanggung jawab pemerintah dalam pengendalian pandemi Covid-19 dan bekal memutus mata rantai penularan,” katanya. (R/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Babak Baru Vaksin Merah Putih Unair
Foto Menkes Budi Gunadi sadikin

Berita

Menkes Sebut Kasus Covid-19 Subvarian XBB Terbanyak di Bali

Gaya Hidup

Cegah Kegemukan, Anak Perlu Aktivitas Fisik Selama di Rumah

Kesehatan

Tips Menjaga Kesehatan Tubuh saat Lebaran di Masa Pandemi Covid-19

Kesehatan

Korban Keracunan Nasi Kuning di Tasikmalaya Bisa Tembus 500 Orang, Bakteri Diduga dari Santan

Kesehatan

Dokter Anak: Kasus Covid mulai Banyak Menyerang Bayi hingga Remaja

Kesehatan

Guru Besar FKUI: Kalau Mekanisme Riset Dilalui Sesuai Prosedur, Tak Perlu Ribut – Ribut
43 Jenis Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya-kompasnasional

Arsip

43 Jenis Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya