Viewer: 677
0 0

Home / Gaya Hidup / Kesehatan

Kamis, 22 Oktober 2020 - 22:57 WIB

Cegah Kegemukan, Anak Perlu Aktivitas Fisik Selama di Rumah

Viewer: 678
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 25 Detik

Kompasnasional | Sejak pandemi Covid-19 melanda, semua kegiatan termasuk bersekolah dianjurkan untuk dilakukan di dalam rumah. Akibatnya, banyak anak-anak kurang melakukan aktivitas fisik.

Selain itu, selama di rumah mereka cenderung lebih sering mengonsumsi berbagai kudapan.

Hal tersebut tentunya akan meningkatkan risiko obesitas pada anak. Untuk dapat mencegah obesitas selama masa pandemi, anak-anak perlu melakukan aktivitas fisik.

Dokter spesialis anak RS Pondok Indah, dr. Cynthia Rindang Kusumaningtyas, Sp.A mengatakan, aktivitas fisik untuk anak harus disesuaikan dengan usia serta kemampuan perkembangannya.

“Bila anak masih bayi, ajak untuk bermain dalam posisi tengkurap, seperti meraih benda dengan merangkak, mendorong benda, atau bermain bola dalam posisi duduk selama 30 menit per hari,” jelasnya dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Kamis (22/10/2020).

Baca Juga  Anies Habis-Habisan Diserang PAN, “Selama Ini Kita Sabar Ibadah di Rumah, Ini Ngotot Buka Bioskop”

Sementara itu, untuk usia batita, aktivitas fisik ringan seperti berjalan-jalan di taman sambil, bermain pasir, membantu menyiram tanaman dengan total 180 menit sehari akan menjadi alternatif kegiatan fisik yang menyenangkan bagi anak.

Jika anak sudah lebih besar, tentunya membutuhkan olahraga dengan intensitas lebih tinggi yang berdurasi 60 menit dalam satu hari, misalnya main petak umpet, naik sepeda, hiking, menari, atau berlari.

“Apabila anak tidak menyukai olahraga tertentu, kegiatan harian di rumah seperti berkebun, membantu orangtua mencuci motor atau mobil, bahkan menyapu sudah merupakan bentuk aktivitas fisik yang baik,” terangnya.

Baca Juga  Jangan melakukan tes swab / rapid test antigen sendiri, ini risikonya

Sebisa mungkin, orangtua membuat variasi pilihan kegiatan setiap harinya dan libatkanlah anak yang berusia lebih besar untuk menentukan aktivitas fisik yang ingin dilakukannya.

Sebab, keterlibatan seluruh anggota keluarga saat melakukan aktivitas fisik dalam suasana yang menyenangkan juga akan membuat anak lebih bersemangat untuk berolahraga.

“Keadaan new normal ini memang mengharuskan kita beradaptasi dengan berbagai kebiasaan baru. Beri pengertian kepada anak-anak untuk dapat menjaga dirinya sendirinya dengan berolahraga,” kata Cynthia. (KH/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Jumlah Pasien Corona yang Dirawat di RS Wisma Atlet Terus Berkurang

Gaya Hidup

Kakek di Samarinda Bawa Uang Koin Sekarung Mau Beli Ponsel untuk Cucunya, Alami Hal Tak Terduga

Kesehatan

Ini 6 tempat dengan risiko tinggi penularan virus corona menurut WHO

Gaya Hidup

Syahrini & Reino Barack Dikabarkan Menikah

Kesehatan

Tanda Tubuh Kelebihan Asupan Garam

Arsip

Bayi Usia 0 – 59 Bulan Wajib Imunisasi

Gaya Hidup

Kepala ‘keluarga terbesar di dunia’ meninggal, tinggalkan 38 istri, 89 anak, 36 cucu, tempat tinggalnya menjadi kawasan wisata

Kesehatan

Polda Metro Jaya Gencar Lakukan Operasi Yustisi: Jakarta Sedang Tidak Baik