Home / Kesehatan

Sabtu, 17 April 2021 - 19:30 WIB

Guru Besar FKUI: Kalau Mekanisme Riset Dilalui Sesuai Prosedur, Tak Perlu Ribut – Ribut

Viewer: 427
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 18 Detik

Kompasnasional | Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai polemik karena tetap melaju uji klinis fase II tanpa rekomendasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Guru Besar Fakultas Kedokteran UI Profesor Akmal Taher mengatakan uji klinis fase I yang belum dikantongi Vaksin Nusantara sebenarnya mencakup soal keamanan produk tersebut.

Sebab kata dia, pada fase uji coba ke manusia atau makhluk hidup, terdapat 4 fase.

Fase pertama mengenai sebuah riset adalah melihat keamanan produk itu bagi manusia.

“Di manusia itu ada 4 fase yang pertama itu fase keamanan sebenarnya. Jadi kita belum bicara obat itu bermanfaat atau nggak bagi manusia, tapi yang kita bicarakan pertama kali adalah keamanan obat baru atau vaksin baru itu,” ucap Akmal dalam pernyataan virtualnya, Sabtu (17/4/2021).

Baca Juga  Kemenkes Minta Anji Tanggung Jawab Terkait Klaim Obat Covid-19 Hadi Pranoto

“Apa bahayanya kalau itu terganggu? Sudah jelas bahaya sekali kalau yang beredar itu keamanannya tidak terjamin,” pungkasnya.

Ia mengatakan persoalan Vaksin Nusantara bisa saja tidak menuai polemik jika prosedur riset dijalankan dengan baik.

Namun, karena prosedur itu tak diindahkan maka yang terjadi adalah polemik ini muncul ke permukaan.

Baca Juga  Riset: 4,7 Juta Warga Jakarta Terpapar Covid-19, Hanya 8,1 Persen yang Terdeteksi

“Jadi kalau semua dijalankan oleh aturan – aturan seperti itu, nggak ada yang mesti ribut,” tegas Akmal.

Ketua Ikatan Ahli Urologi Indonesia ini mengatakan pelanggaran prosedur riset akan menimbulkan bahaya.

Apalagi produk vaksin itu diproyeksikan untuk masyarakat Indonesia.

Ia khawatir jika prosedur soal keamanan vaksin saja diterabas, maka tidak ada jaminan produk itu akan aman.

“Apa bahayanya kalau itu terganggu? Sudah jelas bahaya sekali kalau yang beredar itu keamanannya tidak terjamin,” pungkasnya.
(TN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Sederet manfaat pokak untuk kesehatan yang jarang diketahui

Kesehatan

Dekan FEM IPB: Daun kelor khasiatnya lebih baik dari jeruk dan wortel

Berita

Menteri PAN-RB: Seluruh PNS Dibolehkan Kerja dari Rumah

Kesehatan

Sepedaan Pakai Masker atau Lepas? Ini Jawaban Dokter Buat Pegowes

Kesehatan

Dijual Murah, Siapa Sangka Tape Singkong Ampuh Cegah Penyakit Serius Ini!
Ternyata Vaksin Palsu untuk Balita Sudah 13 Tahun Beredar -kompasnasional

Arsip

Ternyata Vaksin Palsu untuk Balita Sudah 13 Tahun Beredar

Kesehatan

Kasus Covid-19 di Indonesia Diprediksi Tembus Angka Psikologis 1 Juta

Kesehatan

Panglima TNI, Kapolri & Kepala BNPB Terbang ke Kudus, Cek Penanganan Covid-19