Viewer: 809
0 0

Home / Ekonomi

Rabu, 16 Desember 2020 - 17:44 WIB

Saham-saham Farmasi Raup Keuntungan di Masa Pandemi

Viewer: 810
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 18 Detik

Kompasnasional Wabah virus corona (Covid-19) telah membuat jutaan orang kehilangan pekerjaan dan banyak bisnis mengalami kebangkrutan.

Namun ternyata kesulitan yang ditimbulkan oleh pandemi ini, dianggap sebagai ‘tambang emas’ bagi sebagian orang.

Dikutip dari Russia Today, Rabu (16/12/2020), perusahaan bioteknologi Swiss Relief Therapeutics, saat ini berharap untuk bisa kembali menggunakan obat berusia dua dekade yang dikenal sebagai aviptadil atau RLF-100 untuk melawan Covid-19.Harga saham Relief Therapeutics melonjak 40.000 persen pada tahun ini di bursa domestik.

Sebelum Covid-19 mulai mendatangkan malapetaka di seluruh dunia pada awal tahun 2020, obat tersebut telah diperdagangkan pada 0,001 franc Swiss per saham.

Baca Juga  Pemerintah China Depak Jack Ma dari Daftar Pengusaha

Sahamnya pun mencapai puncak bersejarah yakni diperdagangkan 0,8 franc Swiss per saham pada Agustus lalu.

Karena, perusahaan farmasi ini dan mitranya dari AS-Israel NeuroRx mengumumkan bahwa pasien Covid-19 yang kritis, telah pulih secara cepat dari kegagalan pernafasan, setelah tiga hari menjalani pengobatan menggunakan RLF- 100.

Minat investor memang sebagian berkurang sejak pandemi, namun saham perusahaan ini melonjak 400 kali lipat pada 2020.

Relief Therapeutics bukan satu-satunya perusahaan yang mengalami pertumbuhan eksponensial.Saham perusahaan farmasi lainnya yang telah berlomba untuk mendapatkan vaksin Covid-19 pun turut naik, namun dengan kecepatan yang ‘lebih lambat’.

Baca Juga  Driver Gojek Berharap GoRide Tidak Hilang di PSBB Kedua DKI Jakarta

Misalnya, saham pengembang vaksin asal Amerika Serikat (AS) Novavax yang melonjak lebih dari 3.000 persen pada tahun ini.

Angka ini melampaui pengembang vaksin AS lainnya, Moderna, yang naik lebih dari 700 persen.

Sementara itu, perusahaan bioteknologi Jerman BioNTech yang mengembangkan vaksin bersama dengan perusahaan farmasi AS Pfizer, sahamnya naik sebanyak 250 persen pada tahun ini. (TN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Perjalanan Anies-Sandi Mewujudkan Rumah DP 0 yang Dulu Diragukan…

Ekonomi

Ada pandemi Covid-19, volume transaksi J&T Express di bulan Ramadhan naik 50%

Ekonomi

Pemulihan Ekonomi RI Diklaim Pakar Sebagai Yang Tercepat Setelah Tiongkok, Kapan?

Berita

Anies: Jangan Berimajinasi Becak Ada di Jalan Utama Jakarta

Ekonomi

Porang Jadi Primadona di Sulbar

Berita

Sumut Targetkan Energi Baru Terbarukan 33 Persen dari Total Energi yang Ada

Arsip

PT Garam bangun dua pabrik di Gresik dan Sumenep dengan total biaya Rp 77 miliar

Berita

Dinilai Banyak Kejanggalan, Impor Beras Ditolak