Viewer: 661
0 0

Home / Ekonomi

Minggu, 7 Juni 2020 - 18:03 WIB

Ada pandemi Covid-19, volume transaksi J&T Express di bulan Ramadhan naik 50%

Viewer: 662
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 34 Detik

Kompasnasional | Bulan Ramadan yang berlangsung di tengah pandemi Covid-19 membuat transaksi pengiriman barang meningkat signifikan di tahun ini. Pasalnya, masyarakat banyak memanfaatkan belanja secara online setelah sejumlah pusat perbelanjaan ditutup akibat penyebaran virus corona.

Jasa pengiriman pun ketiban berkah setelah pemerintah memutuskan larangan mudik. Sebagian besar masyarakat pun memilih untuk mengirim barang ke sanak keluarga sebagai pengganti ketidakhadiran saat Lebaran.

Public Relations J&T Express Elena mengatakan, pada bulan Ramadan, transaksi pengiriman meningkat 50% di bandingkan dengan Ramadan tahun lalu. Namun, dia menambahkan, jika dibandingkan dengan sebelum adanya pandemi, kenaikan transaksi di bulan lalu mencapai 2 kali lipat.

Elena bilang, meski terjadi peningkatan pengiriman barang, pihaknya sempat mengalami kesulitan karena beberapa wilayah melakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Baca Juga  Harga Premium di Kabupaten Sitaro Tembus Rp 15.000 per Liter

Terlebih, pengiriman jalur udara turut terkendala karena adanya pembatasan penerbangan. “Kendala yang dihadapi karena adanya pembatasan wilayah di beberapa area, terutama dalam pengiriman pada jalur udara. Namun, kami telah mengatasinya dengan menggenjot alternatif pengiriman jalur darat,” kata dia kepada Kontan.co.id, Minggu (6/6).

Lanjut Elena, untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan pengiriman, perusahaan telah melakukan persiapan untuk memasuki puncak keramaian. Hal itu dilakukan dengan menambahkan sumber daya manusia, peralatan yang memadai serta memaksimalkan penggunaan mesin sortir otomatis yang dapat menyortir 30.000 paket per jam dengan 108 destinasi.

Nah, untuk menghadapi kenormalan baru, J&T Express tidak melakukan perubahan yang signifikan. Perusahaan tetap beroperasi sekaligus melayani kebutuhan masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan yang sebelumnya sudah diberlakukan guna menjaga kenyamanan karyawan.

Baca Juga  Konglomerat TP Rachmat: Krisis karena COVID-19 Tidak Seburuk Krisis Ekonomi 1998

“Perusahaan siap untuk menyambut new normal, sebab kami akan terus beroperasi dan di prediksi transaksi pengiriman juga akan stabil bahkan sedikit mengalami peningkatan. Sampai akhir tahun J&T memproyeksi volume pengiriman akan kembali normal, sama seperti Ramadan tahun sebelumnya,” lanjut Elena

Asal tahu saja, hingga saat ini pengiriman yang dilakukan J&T Express masih di dominasi oleh pulau Jawa dengan transaksi fashion, gadget, produk kecantikan serta kesehatan.(K/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Maret 2016, Nilai Impor Indonesia Tembus USD 11,29 Miliar

Berita

Banjir Jakarta Bikin Perputaran Uang Rp 57 M per Hari di Pusat Bisnis Terhenti

Daerah

Aksi Sosial, BMS Halsel Salurkan Paket Sembako Untuk Lansia

Arsip

Distribusi Tertutup LGP 3 Kg Tekan Subsidi 15 Persen

Berita

Manfaat Terumbu Karang Bagi Masyarakat Pesisir

Arsip

Nilai Tukar Rupiah Masih Berada di Level Rp 13.100-an Per USD

Berita

GPEI Pimpinan Khairul Mahalli Dinyatakan Tak Sah, Diangkat Jadi Ketua Sumut, Landen Marbun SH “No Comment”

Berita

HEADLINE: Beda Data Impor Garam Kemenperin Vs KKP, Valid Mana?