Viewer: 1020
0 0

Home / Internasional

Sabtu, 28 November 2020 - 15:46 WIB

Ilmuwan Iran Dibunuh, Rouhani Tuduh Israel Tentara Bayaran

Viewer: 1021
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 9 Detik

Kompasnasional l Presiden Iran Hassan Rouhani menyatakan Israel berlaku sebagai ‘tentara bayaran’ Amerika Serikat karena membunuh ilmuwan nuklir terkemuka, Mohsen Fakhrizadeh.
“Sekali lagi, tangan jahat dari arogansi global, dengan rezim Zionis sebagai tentara bayaran, ternoda dengan darah seorang putra bangsa ini,” kata Rouhani seperti dilansir AFP.

Selama ini, Iran selalu menggunakan istilah arogansi global untuk merujuk pada Amerika Serikat.

Ilmuwan nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh tewas dalam serangan yang diklaim dilakukan teroris bersenjata pada Jumat (27/11) waktu setempat.

Baca Juga  Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama LPAI dan Polri

Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Pertahanan Iran, Mohsen “terluka parah” ketika penyerang menargetkan mobilnya, di luar ibu kota Teheran. Baku tembak kemudian terjadi dengan tim keamanannya.

Mohsen yang mengepalai organisasi penelitian dan inovasi Kementerian Pertahanan disebut ‘menjadi martir’ setelah petugas medis gagal menyelamatkannya.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengutuk keras pembunuhan sang ilmuwan dan menyebutnya sebagai ‘aksi teroris’. Ia pun menuding ada “indikasi serius peran Israel” dalam serangan tersebut.

“Teroris membunuh seorang ilmuwan Iran terkemuka hari ini. Kepengecutan ini, dengan indikasi serius peran Israel, menunjukkan provokasi putus asa dari para pelaku,” kicau Zarif, dalam akun Twitter.

Baca Juga  Kapal induk AS berlayar di Laut China Selatan, begini komentar China

Dia pun meminta komunitas internasional untuk “mengakhiri standar ganda mereka yang memalukan dan mengutuk aksi teror yang dilakukan oleh negara ini.”

Juru Bicara PM Israel Benjamin Netanyahu, saat ditanya AFP di Yerusalem, enggan berkomentar atas tudingan tersebut.

Selain Mohsen, beberapa ilmuwan nuklir Iran lainnya juga telah tewas dibunuh dalam satu dekade terakhir.
(CNNI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Tim Gegana Jinakkan Bom di Ubud Bali

Internasional

Irak Gantung 21 Terpidana Teroris dan Pembunuh

Internasional

Ikan mas raksasa merusak danau, pemerintah AS: ‘Jangan buang ikan piaraan sembarangan!’

Berita

Dua Jenderal Thailand Terseret Skandal Jam Tangah Mewah Rolex

Internasional

Ilmuwan Oxford Siapkan Versi Baru Vaksin Covid-19

Arsip

Miris, Buruh di Pabrik Milik Orang Korea Dapat THR Cuma Rp 8 Ribu

Arsip

Hillary Clinton Menangis Saat Tahu Dirinya Kalah dari Trump

Internasional

Merasa Kepanasan, Seorang Perempuan Buka Pintu Darurat dan Naik ke Sayap Pesawat