Home / Arsip / Arsip 2016 / Berita / Ekonomi / Internasional / Reviews

Senin, 25 Juli 2016 - 14:47 WIB

Remaja Ini Tolak Tawaran Bisnis Senilai Rp 393 Miliar

Viewer: 569
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 32 Detik

Taylor Rosenthal, remaja berusia 14 tahun, hampir memperoleh uang US$ 30 juta atau sekitar Rp 393 miliar (Asumsi kurs Rp 13.112 per dolar Amerika Serikat) berkat idenya membuat vending machine.

Sayangnya, remaja ini menolak penawaran dari salah satu perusahaan alat kesehatan karena dirinya tidak ingin ide bisnisnya dijalankan perusahaan lain. Dia ingin membesarkan bisnisnya sendiri. Taylor juga mengakui perjanjian yang ditawarkan perusahaan tersebut tidak memberi keuntungan banyak bagi dirinya.

Mengutip dari Daily Mail, seperti ditulis Minggu (24/7/2016) Taylor adalah seorang penemu dan pendiri dari perusahaan start-up RecMed yang fokus pada pengembangan teknologi di bidang kesehatan.

Salah satu produk yang terkenal adalah RecMed vending machine¸sebuah vending machine khusus untuk obat-obatan P3k.

Baca Juga  Jadwal dan Lokasi Vaksinasi COVID-19 di Medan Pekan Ini, Januari 2023

Dia terinspirasi membuka usaha ini ketika dirinya mengikuti kelas kewirausahaan di sekolahnya. Awalnya, Taylor mengaku ide tentang vending machine P3K hadir ketika teman-temannya tidak berhasil menemukan obat P3K ketika seseorang terluka di permainan baseball.

“Apakah Anda pernah pergi ke taman hiburan dan anak Anda terjatuh dan terluka di lutut? Jika iya, apakah Anda harus berjalan ke pintu gerbang untuk mencari obat-obatan P3K?,” tanya Taylor.

Siswa sekolah Opelika meyakini hadirnya RecMed dapat membantu permasalahan tersebut. Hal ini terbukti dengan investasi taman hiburan Six Flags yang mencapai US$ 100.000 atau sekitar Rp 1,3 miliar untuk pembelian 100 vending machinenya.

Baca Juga  Menteri PPPA Minta Priguna Dokter PPDS Pemerkosa Anak Pasien Dihukum Berat

Sejak penemuan vending machine tahun lalu, bisnis Taylor masih berkembang pesat. “Ini adalah hal yang menakjubkan melihat Taylor dari tahun lalu dengan kepercayaan dirinya menjadi seorang pebisnis,” kata Clarinda Jones, guru Taylor.

“Bahkan dengan segala kesuksesannya, dia tetap sopan dan bergaul dengan teman-temannya,” tambah Clarinda.

Taylor sendiri masih mengembangkan RecMed dibantu orangtuanya yang berprofesi di bidang medis. RecMed vending machine menjual berbagai obat-obatan dan peralatan P3K, dengan harga dari US$ 5,99 atau sekitar Rp 78ribu hingga US$ 15,95 atau sekitar Rp 209 ribu (lpt|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Harap-harap Cemas Ortu Santri Ponpes Al Khoziny Gemetar Tunggu Kabar Anaknya

Berita

Wali Kota : Jangan Ada Ruang Gerak Prostitusi Anak

Berita

Polres Sintang Gelar Rakor Satgas Pangan Kabupaten Sintang

Berita

Jadi Pembina Upacara, Kapolres Sintang Titipkan Pesan Kepada Tunas-Tunas Muda

Berita

Pangdam XII/Tpr Terima Penyerahan Pasukan

Berita

POLRES MELAWI LAKUKAN PENERTIPAN LALULINTAS DAN PROTKES*

Arsip

Ini Alasan Ustadz Zacky Ceraikan Shinta Tanjung

Berita

Bupati Melawi Melaksanakan Syukuran Penempatan Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama (KUA)