Home / Arsip / Arsip 2016 / Internasional / Reviews

Jumat, 30 September 2016 - 12:59 WIB

Bunuh Jutaan Pecandu Narkoba, Duterte Samakan Dirinya Dengan Hitler

Viewer: 574
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 29 Detik

Presiden Filipina Rodrigo Duterte menyamakan dirinya dengan Adolf Hitler. Duterte menyebutkan dirinya dan Hitler sama-sama membunuh jutaan orang.

“Hitler membunuh tiga juta orang Yahudi. Sekarang, ada tiga juta pecandu narkoba, dan saya senang untuk membantai mereka,” katanya kepada reporter seperti dikutip dari Washington Post, Jumat (30/9).

“Kamu tahu korban saya, saya lebih senang menyebutkan semua pelaku kriminal, untuk menghabisi mereka yang menjadi masalah di negara saya dan menyelamatkan generasi selanjutnya dari hal-hal buruk,” lanjut dia.

Pernyataan Duterte ini diucapkan sebagai respon atas kritik perang narkoba yang dilakukannya di Filipina, disamakan dengan pembantaian Yahudi yang dilakukan Hitler.

Baca Juga  Anwar Fuady: Sys NS Teman yang Baik, Orang yang Hangat

Sejak Duterte menjabat sebagai presiden akhir Juni 2016, lebih dari 3.300 warga Filipina dibunuh. Sebagian dari mereka dibunuh oleh polisi saat melakukan operasi narkoba tengah malam, sementara sisanya dibunuh oleh ‘ninja’.

Para korban ini terdiri dari pengedar dan pecandu narkoba.

Meski sudah dicecar berbagai kritikan mengenai pembunuhan tanpa peradilan, Duterte terus saja melakukan perang narkoba. Kritikan atas perang narkoba ini datang dari berbagai negara dan organisasi internasional, seperti Amerika Serikat, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan Uni Eropa.

Duterte menjawab berbagai kritikan tersebut dengan pernyataan yang keras. Kepada Presiden AS, Barack Obama, mantan Wali Kota Davao ini pernah menyebut, Obama brengsek. Dia juga mencecar Obama dengan berbagai gambar kekerasan di Negeri Paman Sam yang juga dianggap melanggar hak asasi manusia (HAM).

Baca Juga  Junta Myanmar Makin Brutal, Para Menlu ASEAN Siap Bicara Blak-blakan

Sementara itu, dia juga menuding Uni Eropa membunuh para pengungsi perlahan-lahan dengan menutup pintu mereka.

“Kalian menutup pintu. Saat ini masuk musim dingin. Mereka adalah imigran yang lari dari masalah di Timur Tengah. Kalian membawa mereka ke nerakan dan kalian permasalahkan saya yang membunuh sekitar 1000, 2000 atau 3000? katanya.

Saat menyamai dirinya dengan Hitler, pria 71 tahun ini mengatakan dia akan ‘menyelesaikan’ masalah di negaranya dan akan ‘menjaga’ negaranya dari barang haram tersebut (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Modobag, Koper Beroda Bisa Jadi Kendaraan di Bandara
Terduga Penganiaya Serda Septian yang Berujung Kematian Berpangkat Mayor-KompasNasional

Arsip

Terduga Penganiaya Serda Septian yang Berujung Kematian Berpangkat Mayor

Berita

Polisi Menetapkan Mekanik Perusahaan Otobus Jadi Tersangka Kecelakaan Tanjakan Emen

Berita

Sultan Hassanal Bolkiah Kunjungi Mabes TNI Bersama Presiden Joko Widodo

Internasional

Calon Suami Kabur di Hari Pernikahan, Wanita Ini Akhirnya Dinikahkan dengan Tamu

Arsip

Warga Kecewa Polisi Larang Takbir Keliling

Berita

Sekda Pemkot Pekanbaru Tak Netral, Pengamat: Harus Ditindak Tegas

Berita

Perbukitan Danau Toba Terbakar