Viewer: 963
0 0

Home / Kriminal

Jumat, 9 Oktober 2020 - 23:55 WIB

Penembakan TGPF Kasus Intan Jaya Diduga Dilakukan KKB Pimpinan Sabinus Waker

Viewer: 964
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 14 Detik

Kompasnasional | Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan kelompok sipil bersenjata (KSB) yang diduga melakukan penyerangan dan menembaki rombongan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF), Jumat (9/10), dipimpin Sabinus Waker.

Kelompok yang sebelumnya beroperasi di kawasan Tembagapura itu diketahui sejak akhir 2019 lalu sudah bergeser ke sekitar wilayah Kabupaten Intan Jaya.

“Sabinus Waker sendiri merupakan adik dari Ayub Waker yang meninggal 2019 lalu,” kata Kapolda Papua Irjen Pol Waterpauw kepada Antara, Jumat malam.

Kapolda yang dihubungi melalui telepon selularnya mengaku kelompok yang memiliki senjata api 17 pucuk itu menamakan diri kelompok “kemabu” beranggotakan 50 orang.

Baca Juga  BNN Sebut Banyak Bandar Narkoba Lakukan TPPU di Batam

Ketika ditanya apakah ada rencana penambahan pasukan untuk mengamankan investigasi yang dilakukan TGPF, Irjen Pol Waterpauw mengaku belum ada rencana.

“Kami maksimalkan personil yang ada karena fasilitas dan sarana yang ada di wilayah itu terbatas, ” aku Irjen Pol Waterpauw.

Dia mengatakan tim yang dipimpin Ketua TGPF Benny Mamoto ditembaki sekembalinya dari Hipadipa. Akibatnya Bambang Purwoko, anggota TGPF dan dua anggota TNI-AD terluka, kata Irjen Pol Waterpauw.

Wakil Ketua TGPF Sugeng Purnomo secara terpisah mengakui, dengan adanya insiden penembakan tersebut maka akan dilakukan evaluasi namun yang diutamakan adalah menangani kedua korban.

Baca Juga  ‘Semedi’ di Gunung Lawu, Dimas Kanjeng Sempat-Sempatnya Gaet Pengikut

Belum dipastikan langkah selanjutnya yang akan dilakukan tim karena keberadaannya di Intan Jaya untuk mengumpulkan bukti-bukti guna mengungkap kebenaran terkait berbagai kasus kekerasan dan penembakan yang terjadi di wilayah itu selama bulan September lalu.

Penyerangan terhadap rombongan dilakukan sekitar pukul 15.43 WIT dari kiri- kanan jalan yang dilewati, kata Sugeng Purnomo yang pernah menjabat sebagai Kejati Papua. (RM/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Kapal Penyelundup 200 Bal Monza dan 4 Ton Bawang Ilegal Ditangkap -kompasnasional

Arsip

Kapal Penyelundup 200 Bal Monza dan 4 Ton Bawang Ilegal Ditangkap
Foto saat olah TKP di rumah keluarga tewas di Kalideres

Berita

28 Saksi Diperiksa, Polisi Ungkap Kasus Kalideres Pekan Depan

Berita

99 Kepala Daerah yang Jadi Pasien KPK

Berita

Sudah disegel Kasatpol PP, Pabrik Raksasa Tanpa Izin Tepat Berdiri

Arsip

Peneror Ditawari Terima Uang Rp10 Juta

Arsip

Pelaku Penembakan Imam Masjid New York Ditangkap

Kriminal

Polda Metro Tangkap Polisi Gadungan Berpangkat Kompol Pemeras PSK-Germo

Berita

Putus Cinta, Anak Simalingkar Bunuh Diri di Rel, Kepala dan Tangan Putus