Viewer: 839
0 0

Home / Kriminal

Kamis, 6 Agustus 2020 - 21:05 WIB

Kronologi dan Penampakan Mobil di Purwakarta Diberondong Peluru, Satu Orang Tewas

Viewer: 840
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 3 Detik

Kompasnasional | Polres Purwakarta melalui Kasatreskrim, AKP Fitran Romajimah akhirnya memberikan pernyataan terkait kasus penemuan mayat yang penuh dengan luka tembak di Jalan Alternatif Cikopak, Desa Mulyamekar, Kecamatan Babakancikao, Kamis (6/8/2020).

Kasatreskrim mengatakan pada pukul 04.00 WIB, pihaknya mendapatkan laporan adanya pembobolan ruko di Desa Munjul Jaya oleh sekelompok orang dengan menggunakan mobil Avanza berwarna hitam.

“Tim (polisi) langsung ke lokasi dan saat kejadian di jalan tim kami berpapasan dengan kendaraan yang dicurigai pelaku yang membobol ruko itu,” katanya.

Ketika diadang tim kepolisian, menurut AKP Fitran, dari dalam mobil yang diduga pelaku itu mengeluarkan tembakan dan terjadilah baku tembak.

“Kami kejar-kejaran dan baku tembak. Tepat di pertigaan Cigangsa, kami kehilangan mereka,” ujarnya.

Setelah itu, Kasatreskrim mengaku pukul 07.00 WIB, pihaknya mendapatkan informasi dari Satlantas bahwa ditemukan adanya kendaraan yang identik dan berada di Cikopak.

Baca Juga  Gadis Setengah Telanjang Tergolek Diduga Korban Kekerasan Seksual 12 Pemuda

“Saat di lokasi, kami temukan satu orang yang telah meninggal diduga pelaku pembobolan di Desa Munjul Jaya,” katanya.

Barang bukti yang diamankan di antaranya satu mobil Avanza, linggis, berbagai kunci T, gunting, pelat palsu, rantai gembok yang diperkirakan hasil pembobolan.

Mereka menemukan seorang pria gondrong tewas di dalam mobil.
Pria tersebut tewas diduga karena diberondong peluru.

Peristiwa inj terjadi di dekat Jalan Tol Sadang, tepatnya di bawah jembatan di Jalan Cikopak, Kecamatan Babakancikao, Kamis (6/8/2020) pagi.

Seorang warga Wawan Darmawan (49) mengatakan, saat hendak berangkat salat Subuh sempat melihat sebuah mobil terparkir di tengah jalan di gang kontrakannya.
Namun, saat itu ia tak curiga terhadap mobil tersebut.

“Saya saat mau salat Subuh tepat di depan kontrakan ada mobil yang terparkir. Saya santai saja berjalan menuju masjid, ketika pulang dari masjid masih ada mobil itu,” ujarnya.
Saat itu, Wawan pergi ke masjid pukul 04.35 WIB.

Baca Juga  Gadis 16 Tahun Tewas Ditikam Pacar 27 Kali Dalam Kamar Hotel di Tomohon, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Wawan mengaku temannya yang pergi ke masjid pukul 04.15 mengatakan mobil tersebut belum ada di sana.

“Tiba-tiba pukul 06.30 WIB ada tetangga yang menginformasikan bahwa ada mayat di dalam mobil, saya pun langsung ke sana dan melihat ada mayat yang memang ada luka tembak,” katanya.

Anehnya, ia tak mendengar ada suara tembakan di lokasi.

Wawan menambahkan sejumlah bekas tembakan pun terlihat menembus kaca-kaca mobil tersebut.

Seperti di bagian kiri, depan, belakang, dan bagian kanan.
Ban pun tampak pecah. Darah terlihat berceceran.

“Mayat itu dalam keadaan telungkup. Ada tembakan sekitar 11 lebih. Banyak luka dan darah,” ujarnya.

Ia tak mengetahui apakah mayat tersebut korban perampokan atau pembunuhan.

“Mayatnya hanya satu orang, masih muda, dan rambutnya gondrong,” ucap dia.(TN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Terkait Penggerebekan ‘Golden Game’ Polisi Dihadang Massa Bayaran
Perkelahian Maut,Kakek Berusia 75 Tahun Tewas di Parit -kompasnaional

Arsip

Perkelahian Maut,Kakek Berusia 75 Tahun Tewas di Parit

Berita

Media serta Jurnalis seringkali dapat Kekerasan Digital, Dewan Pers: tidak bisa Dibiarkan, Berbahaya!

Berita

Polsek Medan Barat Berhasil Meringkus 1 dari 3 komplotan Pencuri di Kantor Asuransi

Arsip

Polisi Cari Transkip dan Video Asli Ahok Singgung Surat Al Maidah
Korban Dipukul hingga Pingsan Sebelum Disetubuhi dan Dibunuh-KompasNasional

Arsip

Korban Dipukul hingga Pingsan Sebelum Disetubuhi dan Dibunuh

Arsip

Aksi ‘Teror’ Kepala Babi Dikabarkan Sudah Dua Kali Terjadi

Berita

BNN Ungkap Jaringan Narkoba di Lapas Lubuk Pakam, Napi Setor Rp 50 Juta per Minggu untuk Sipir