Viewer: 753
0 0

Home / Opini

Minggu, 26 Juli 2020 - 10:10 WIB

Tokoh NU Ingatkan Tak Usah Fanatik Dukung Jokowi

Viewer: 754
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 19 Detik

Kompasnasional | Salah satu tokoh Nahdlatul Ulama (NU) mengingatkan publik agar tak terlalu fanatik mendukung Jokowi.

Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Indonesia Amerika Serikat, Akhmad Sahal atau disapa Gus Sahal mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak terlalu fanatik membela Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara membabi buta.

Hal itu disampaikan oleh Gus Sahal melalui akun Twitter miliknya @sahal_as. Gus Sahal mengingatkan masyarakat untuk tetap mengkritik Jokowi jika memang kebijakan yang dikeluarkan salah.

“Cara terbaik dukung Jokowi saat ini adalah dengan mengkritiknya secara terbuka kalau keliru. Bukannya cari-cari alasan untuk membelanya,” kata Jokowi seperti dikutip, Sabtu (25/7/2020).

Baca Juga  Jakarta Tenggelam 2030, Ini yang Dilakukan Jokowi

Gus Sahal menjelaskan, sikap pendukung yang terlalu fanatik membela Jokowi justru akan menimbulkan dampak negatif. Fanatisme tersebut diyakini oleh Gus Sahal akan menjerumuskan Jokowi.

“Fanatisme terhadap Jokowi dengan membela atau memujinya secara membabi buta justru akan menjerumuskannya,” ujar Gus Sahal.

Meski demikian, Gus Sahal megingatkan masyarakat untuk tetap obyektif dalam mengkritik. Kritik yang disampaikan adalah kritik membangun, bukan fitnah.

“Kritik obyektif ya, bukan kebencian atau fitnah,” ungkapnya.

Belum lama ini, Gus Sahal membagikan sebuah video YouTube berisi kritiknya terhadap pencalonan putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka yang dalam Pilkada Kota Solo. Video tersebut diunggah di channel YouTube Cokro TV bertajuk ‘Gibran dan Lunturnya Citra Jokowi’.

Baca Juga  Kalau Jadi Gubernur DKI, Lulung Akan Fokus Urus Lingkungan

Cendikiawan muda NU itu menyebut Gibran memiliki hak untuk maju sebagai calon Wali Kota Solo. Namun, Gibran yang sebelumnya adalah pengusaha martabak dan tak memiliki rekam jejak di dunia politik secara tiba-tiba maju dalam Pilkada Kota Solo.

Gus Sahal menyindir pegiat media sosial Denny Siregar dan Ade Armando yang mati-matian membela pencalonan Gibran dalam kontestasi Pilkada Kota Solo.(HJ/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Opini

Komjen Listyo Sigit Prabowo Calon Kapolri Pilihan Jokowi, Begini Reaksi PB PMII

Berita

Penangkapan Ikan Mas Dikaitkan Tragedi KM Sinar Bangun di Toba

Berita

Rekomendasi Pansus Soroti SDM Hingga Penyadapan KPK

Opini

Komnas HAM Minta Rizieq Ditindak dan Dihukum Secara Adil

Opini

Tjahjo Ingin RI Contoh Singapura soal Birokrasi: ASN Mereka Hanya 300 Orang

Arsip

Sekali Dayung, Gaet Tiga Laki-Laki Bersaudara

Opini

Kompolnas Sesalkan Polisi Salah Gerebek Kolonel TNI: Arogan !

Opini

VIRAL Video Dugaan Pelecehan Bendera Merah Putih, Ahli: Nggak Main-main Hukumannya, Serius Sekali!