Viewer: 666
0 0

Home / Opini

Selasa, 17 November 2020 - 19:58 WIB

Komnas HAM Minta Rizieq Ditindak dan Dihukum Secara Adil

Viewer: 667
0 0
Terakhir Dibaca:54 Detik

Kompasnasional |Menanggapi tindakan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang mengumpulkan massa di tengah pandemi Covid-19, Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik angkat bicara. Ia meminta penegakan hukum harus berlaku adil.

“Penegakan hukum harus tanpa pandang bulu,” kata Taufan Damanik kepada wartawan, Selasa (17/11).

Taufan menyatakan, di tengah pandemi Covid-19 agar prinsip-prinsip kesehatan harus selalu diperhatikan. Karenanya, perlakuan penegakan hukum di tengah pandemi harus berlaku untuk semua dan tidak tebang pilih.

Baca Juga  Hendropriyono Prediksi Ancaman Indonesia 2021

“Prinsip-prinsip kesetaraan. Karena tidak semua masyarakat mendapatkan akses informasi, akses terhadap pelayanan kesehatan yang sama dengan yang lain,” cetus Taufan.

Oleh karena itu, Taufan mengharapkan pemerintah bisa membangun demokrasi tanpa adanya kekerasan. Karena segala ancaman harus dicermati dengan baik.

Baca Juga  Muhammadiyah: Kitab Kuning Tak Jamin Polri Paham soal Islam

“Supaya semua pihak termasuk aparat penegak hukum dalam hal ini polisi betul-betul memperhatikan norma-norma atau koridor-koridor hak asasi manusia,” tandasnya.

Untuk diketahui, Rizieq Shihab menggelar pesta pernikahan putrinya dan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Sabtu (14/11) malam. Rizieq pun telah diberikan sanksi denda administratif senilai Rp 50 juta karena acara tersebut. (JP/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Opini

Jerinx SID Tantang Polisi Soal Demo Tolak Tes Covid-19, Ini Reaksi Polri

Opini

Novel Baswedan Ditantang Ungkap Identitas ‘Orang Kuat’

Berita

Syaren Situmorang Mendapat Restu dan Dukungan Pimpin ITJI Sibolga Tapteng

Opini

Denny Siregar Nggak Mungkin Dipenjara, Kecuali Kondisinya Sudah sampai Begini di Mata Penguasa

Opini

Pengamat Ini Sebut Pendidikan Jarak Jauh Amburadul Gegara Gaya Komunikasi Nadiem Makarim

Arsip

Risma di Pilgub DKI, Antara Janji ke Surabaya dan Loyalitas ke PDIP

Opini

Soroti Permintaan Gema-Jak agar Polisi Tangkap Anies Baswedan, Refly Harun: Memang Harusnya Diproses

Opini

Pakar Minta Aturan Wajib Tes Corona Dihapus Dari Protokol Perjalanan Dalam Negeri, Kenapa?