Home / Arsip / Arsip 2016 / Opini

Kamis, 28 April 2016 - 15:34 WIB

Jakarta Tenggelam 2030, Ini yang Dilakukan Jokowi

Viewer: 1063
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 7 Detik

KompasNasional.com

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai DKI Jakarta perlu solusi integrasi untuk mengatasi penurunan muka tanah yang sudah mengkhawatirkan.

Dalam pembukaan rapat terbatas di Kantor Presiden, Kepala Negara mengatakan jika DKI Jakarta sebagai ibu kota negara harus memiliki ketahanan dan daya dukung lingkungan, baik dalam penyediaan air bersih, air minum dan mitigasi penurunan air tanah, pengelolaan air limbah dan pengendalian banjir.

“Data yang saya terima penurunan muka tanah di DKI sudah mengkhawatirkan sekitar 7,5 centimeter hingga 12 centimeter. Dan Jakarta Utara akan terendam pada 2030,” ujarnya, Rabu (27/4/2016).

Pada saat itu, lanjutnya, 13 sungai di DKI Jakarta tidak bisa mengalirkan air. Oleh karena itu pengendalian air dan lingkungan harus dilakukan secara integrasi dari hulu sampai ke hilir.

Baca Juga  Butuh Duit, Brigadir Polisi Ini Merampok

Salah satu solusi yang dinilai bisa menjawab persoalan tersebut adalah dengan adanya pembangunan di pesisir ibu kota negara melalui proyek national capital integrated coastal development (NCICD) yang sudah digagas cukup lama.

“Ini akan jadi jawaban untuk Jakarta. Jadi jangan dipersempit berkaitan dengan reklamasi Jakarta,” katanya.

Presiden menegaskan dalam rapat terbatas itu tidak dibicarakan masalah hukum soal reklamasi meskipun mengundang Komisi Pemberantasan Korupsi. Kepala Negara menyebutkan pokok persoalan yang dibicarakan menyangkut kebijakan strategis dan visioner terkait apa yang bakal terjadi pada 2030.

Baca Juga  Kasus Yodi Prabowo, Neta IPW Terheran-heran: 37 Tahun Belajar Kriminologi Baru Kali Ini Bunuh Diri 4 Tusukan

Selain itu, Presiden menyebutkan jika pengembangan pelabuhan, bandara, jalan tol, dan sistem transportasi massal harus juga terintegrasi dengan baik (slp|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Lebih Dari 2 Dekade Dieksekusi, Pria China Dinyatakan Tidak Bersalah

Arsip

Terkait Penyidikan Kasus YPMDU Poldasu Minta Keterangan Ahli USU

Arsip

24 Oktober 2017, transaksi non-tunai di jalan tol capai 91 persen

Arsip

Pilot Hercules Jatuh Sosok Penerbang Andal Merangkap Instruktur

Arsip

[VIDEO] Gunakan Nama Presiden Joko Widodo, 2 WNA Tipu BUMN

Opini

Ke Mana Jokowi Bawa Kapal Besar Relawan Berlabuh?

Arsip

Anggaran Dinkes Rohul Dinilai Tidak Transparan

Arsip

Hillary Clinton Menangis Saat Tahu Dirinya Kalah dari Trump