Viewer: 759
0 0

Home / Kriminal

Senin, 20 Juli 2020 - 19:38 WIB

Pendukung Gibran Diancam Dibunuh dan Digebuki di Solo

Viewer: 760
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 34 Detik

Kompasnasional | Pendukung Gibran dikeroyok dan digebuki. Korban pengeroyokan itu adalah Ketua Anak Ranting PDIP RW 028 Kelurahan/Kecamatan Jebres, Agung “Walet” Indaryoto.

Pengeroyokan terjadi Minggu (19/7/2020) malam. Kejadian itu setelah rapat anak ranting PDIP di RW 028 Kelurahan/Kecamatan Jebres, Solo.

Agung sekretaris merupakan Komunitas Banteng Solo Bergerak (BSB). Agung juga diancam dibunuh oleh salah seorang pelaku pengeroyokan.

“Sebagai Ketua Banteng Solo Bergerak, saya terus terang tidak terima, anak buah saya dipukuli seperti itu,” ujar Ariyanto Rinto Suryono kepada Solopos.com (jaringan Suara.com), Senin (20/7/2020) dini hari.

Ariyanto juga ingin menguak siapa dalang di balik insiden tersebut.

“Pelaku [pemukulan] siapa saya sudah tahu. Banteng Solo Bergerak juga ingin tahu siapa dalang di balik ini semua,” sambung dia.

Baca Juga  KPK Segera Periksa Petinggi Lippo Group Terkait Suap Izin Meikarta

Bila sudah diketahui siapa dalang pengeroyokan terhadap Agung, BSB ingin agar yang bersangkutan diproses secara hukum.

“Walaupun polisi mungkin sudah bergerak, kami juga akan mencari sendiri siapa dalangnya,” tegas Indariyanto.

Disinggung ihwal penyebab insiden pengeroyokan Ketua Anak Ranting PDIP di Jebres, Solo, itu, Ariyanto sepakat dengan pernyataan Agung Walet.

Diduga ada faktor keaktifan Agung beberapa bulan terakhir dalam gerakan pendukungan terhadap Gibran.

Pendukungan terhadap Gibran dilakukan Agus sejak beberapa bulan lalu saat DPC PDIP Solo sudah mengusulkan paslon Achmad Purnomo-Teguh Prakosa sebagai cawali-cawawali Solo.

Pasangan itu secara resmi diusulkan kepada DPP untuk mendapatkan rekomendasi dari DPP PDIP. Selama berbulan-bulan terjadi polarisasi cawali-cawawali Solo.

Baca Juga  Kasus Balita Tewas Dianiaya Ayah Tiri, Polisi: Korban Sempat Dibenamkan di Sungai

Salah satunya dengan lahirnya komunitas Banteng Solo Bergerak.

“Iya kemungkinan ada faktor itu. Yang jelas kejadian ini akan kami laporkan kepada Mas Gibran dan tim, serta jajaran DPD PDIP Jateng maupun DPP PDIP,” tandas Ariyanto.

Sebagaimana diinformasikan, Agus Walet yang merupakan Ketua Anak Ranting RW 028 PDIP Jebres, Solo, mengaku menjadi korban pengeroyokan sejumlah orang saat mengikuti rapat, Minggu (19/7/2020) malam.

Dia mengalami luka di salah satu matanya diduga karena dipukul salah seorang pengeroyoknya. Agung langsung melaporkan kejadian itu ke polisi.(S/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Pesta LGBT di Sidimpuan Malah Difasilitasi Pemerintah. Parah Kali Bah
Foto Kapolres Asahan saat mewawancarai pelajar yang membacok teman sekolahnya sendiri

Asahan

Tak Terima Pacar Dibully, Pelajar SMP di Asahan Bacok Teman Sekolah
PNS Gantung Diri di Ruang Kerja, Tinggalkan Surat Wasiat, Isinya Mengejutkan-kompasnasional

Arsip

PNS Gantung Diri di Ruang Kerja, Tinggalkan Surat Wasiat, Isinya Mengejutkan

Berita

Bom Bunuh Diri Kembar di Irak, 16 Orang Tewas

Berita

Terduga Teroris Asal Sumbar Dikubur Malam Hari Dikampung Halaman
Duka di Idul Fitri, 34 Tewas Kecelakaan, Apri Meninggal Tenggelam -kompasnasional

Arsip

Duka di Idul Fitri, 34 Tewas Kecelakaan, Apri Meninggal Tenggelam
Foto ilustrasi pelecehan seksual

Berita

Perawat RS Jambi Diduga Lecehkan Mahasiswi Kedokteran Disanksi Disiplin

Arsip

Misteri Mutilasi di OKU Timur, Benarkah Jasad Anggota DPRD?