Home / Arsip / Arsip 2016 / Berita / Kriminal / Reviews

Selasa, 10 Mei 2016 - 12:32 WIB

Misteri Mutilasi di OKU Timur, Benarkah Jasad Anggota DPRD?

Viewer: 664
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 2 Detik

Temuan kepala dan sepasang kaki diduga korban mutilasi yang ditemukan di aliran sungai di Desa Tanjung Kemala, Kecamatan Martapura, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, pada Selasa (19/4) kini masih teka-teki, meski sudah ada warga melapor kehilangan anggota keluarganya.

Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Sumarso mengungkapkan, warga yang melapor tersebut berasal dari Lampung. Mereka datang ke Polda Sumsel untuk melaporkan anggota keluarganya merupakan anggota DPRD Bandar Lampung, hilang sejak beberapa minggu lalu.

“Warga Lampung datang ke sini (Palembang), sekarang masih ada, mereka bilang salah satu keluarganya yang jadi anggota DPRD di sana hilang,” kata Sumarso, Kemarin.

Mendapat laporan itu, pihaknya langsung mengarahkan warga itu menuju kamar mayat Rumah Sakit Bhayangkara Palembang. Namun, keluarga tidak bisa lagi mengenali mayat tersebut karena kondisinya sudah rusak dan membengkak.

“Tidak dikenali lagi. Kemungkinan nanti dilakukan tes DNA. Kita siap lakukan untuk mencocokkan,” terang Sumarso.

Baca Juga  Polresta Pontianak Kota Amankan Knalpot Brong Melanggar UU.No.22 Tahun 2009 Tentang LLAJ.

Sumarso enggan menyebutkan warga bersangkutan yang datang termasuk identitas anggota DPRD Bandar Lampung yang dilaporkan hilang tersebut.

“Nanti dulu, masih penyelidikan,” katanya singkat.

Untuk memastikan apakah betul jasad itu anggota DPRD Bandar Lampung, maka dalam waktu dekat potongan kepala dan sepasang kaki ditemukan di OKU Timur akan diuji DNA. Hal itu untuk mencocokkan data dengan laporan tersebut.

Sumarso mengatakan supaya efektif, tes DNA akan dilakukan di Mabes Polri, Jakarta.
“Ya, tes DNA nya nanti di Mabes Polri. Ini untuk mencocokkan data korban,” jelas Sumarso.

Menurut Sumarso, tes DNA penting dilakukan karena pelapor tidak lagi mengenali wajah korban saat diperlihatkan di kamar mayat Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

“Sudah sulit dikenali, jalan satu-satunya tes DNA,” tegasnya.

Sebelumnya, potongan kepala dan sepasang kaki manusia ditemukan tersangkut di ranting aliran sungai di Desa Tanjung Kemala, Kecamatan Martapura, OKU Timur, Sumatera Selatan, Selasa (19/4) pukul 14.30 WIB. Diduga, mayat tanpa identitas itu merupakan korban mutilasi.

Baca Juga  Tingkatkan Kebersamaan, Pangdam XII/Tpr Silaturahmi dengan Forkopimda Sambas

Awalnya potongan sepasang kaki yang ditemukan. Polisi yang turun ke lokasi melakukan pencarian dan menemukan potongan kepala di daratan yang berada sekitar 100 meter dari tempat pertama.

Potongan tubuh itu berjenis kelamin laki-laki. Kondisinya sudah membusuk dan diduga tewas lebih dari empat hari. Setelah dilakukan otopsi, ciri-ciri fisik korban akhirnya berhasil terungkap.

Korban berjenis kelamin laki-laki dengan usia sekitar 40-50 tahun. Korban memiliki rambut lurus warna hitam dan berkumis tipis.

Tinggi korban diperkirakan 161-170 centimeter, bentuk gigi bagian atas maju sementara gigi di bagian bawah mundur, serta kulit sawo matang. Selain itu, diketahui juga di kaki kanan korban terdapat bekas luka bakar (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Polisi Sita Ganja dari Epy Kusnandar-Yogi Gamblez, Hasil Tes Urine Positif

Berita

Cegah Varian Omicron Satgas Covid-19 Pontianak Gelar Rakor

Berita

Warga Ketapang Nikmati Promo Tambah Daya Super Murah nyaman Gunakan Kompor Induksi

Berita

Natal Keluarga besar SMKN 2 Pematangsiantar Sederhana Namun Penuh Sukacita

Arsip

Produk Kopi RI Laku Rp 275 M di Amerika Serikat

Berita

Lima Bocah di Pontianak Cabuli Anak Perempuan Usia Enam Tahun

Arsip

Polisi Kesulitan Korek Motif Sang Pembunuh Imam Masjid New York

Berita

33 Terpapar Covid 19, Desa Diisolasi di Simalungun