Home / Internasional

Jumat, 22 Januari 2021 - 10:53 WIB

32 Tewas, ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Ledakan Bom di Baghdad

Viewer: 398
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik

Kompasnasional l Kelompok teroris Negara Islam (IS), dahulu ISIS, mengklaim bertanggung jawab atas bom bunuh diri ganda di Ibu Kota Irak, Baghdad pada Kamis (21/1/2021). Serangan itu menewaskan setidaknya 32 orang dan melukai lebih dari 100 lainnya.

Sebuah pernyataan yang diumumkan kantor berita IS, Amaq, mengatakan bahwa sasaran serangan itu adalah Muslim Syian Irak. Klaim IS, yang dibuat melalui akunnya di aplikasi perpesanan Telegram, muncul beberapa jam setelah serangan itu.

Para pembom meledakkan diri di antara kerumunan pembeli di pasar pakaian bekas di Tayaran Square.

Dalam serangan Kamis pagi, pembom pertama bergegas ke pasar dan mengumpulkan kerumunan di sekitarnya dengan mengaku merasa sakit, kata pernyataan kementerian dalam negeri sebagaimana dilansir BBC. Pembom kedua meledakkan dirinya saat yang lain datang untuk membantu para korban.

Baca Juga  Ini Alasan PBB Tolak Kemerdekaan Papua Barat

Para saksi mata mengatakan Tayaran Square sibuk menyusul pelonggaran hampir satu tahun pembatasan terkait virus corona.

“Dia menekan detonator di tangannya. Bom itu segera meledak dan orang-orang tercabik-cabik,” kata seorang pemilik kios kepada kantor berita Reuters.

Serangan bunuh diri mematikan terakhir di Baghdad terjadi di alun-alun yang sama pada Januari 2018, ketika 35 orang tewas.

Itu adalah serangan bunuh diri terbesar di Baghdad selama tiga tahun terakhir. Pemboman bunuh diri menjadi langka di Baghdad sejak ISIS dikalahkan secara militer di wilayah tersebut pada akhir 2017.

Baca Juga  Tim Gegana Jinakkan Bom di Ubud Bali

Presiden Irak Barham Saleh memimpin kecaman atas serangan terbaru itu, dengan mengatakan pemerintah akan “berdiri teguh melawan upaya-upaya nakal untuk mengguncang negara kami”.

ISIS pernah menguasai 88.000 km persegi wilayah dari Irak timur hingga Suriah barat dan memberlakukan aturan brutalnya pada hampir delapan juta orang. Terlepas dari kekalahan ISIS di medan perang, sebuah laporan PBB Agustus lalu memperkirakan bahwa lebih dari 10.000 pejuang ISIS tetap aktif di Irak dan Suriah. (OZ/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Coronavirus: Malaysia memberlakukan kuncian dari Rabu hingga 31 Maret
Ket:Foto//Dewan Pengawas YPSPN Gedung Dewan Pers Darmawan Yusuf, SH, SE,M.Pd,MH(ist)

Internasional

Pesan : Darmawan Yusuf Dewan Pengawas YPSPN Gedung Dewan Pers, pada Momen Peringatan Hari Pers Nasional 2021

Berita

Trump Sebut Upaya Saudi Tutupi Pembunuhan Khashoggi Sangat Buruk

Internasional

Kasus Covid-19 Turun di India, Pakar Belum Yakin Gelombang Kedua Telah Mencapai Puncak

Berita

Ketua LMA Papua Lenis Kogoya Suara Papua untuk Jokowi

Berita

Bos Yakuza Jepang Tertangkap di Thailand berkat Foto Tatonya Viral

Arsip

Ini Gadis Hijab Pertama Yang Muncul di Majalah Playboy

Berita

Di ASEAN, Serangan Siber Bisa Sebabkan Kerugian USD 750 Miliar