Hutan pinus di Taman Hutan Raya (Tahura) Pocut Meurah Intan, Kecamatan Sare, Kabupaten Aceh Besar terbakar. Hingga sekarang, api belum bisa dijinakkan sepenuhnya, karena di beberapa titik masih terlihat kobaran api.
Api sudah berkobar sejak dua hari lalu. Namun, tadi malam keadaannya semakin memprihatinkan. Petugas Polisi Hutan (Polhut), Petugas Pemadam Kebakaran, polisi dan Brimob harus berjibaku menjinakkan si jago merah tadi malam hingga dini hari.
Sebanyak 2 unit mobil pemadam kebakaran juga dikerahkan untuk memadamkan api. Bahkan, mobil pemadam kebakaran tersebut harus 8 kali bolak-balik untuk melakukan pemadaman.
Kasi Pengamanan Tahura, Pocut Meurah Intan, Sare, Rahmad Fadhli mengatakan, hujan yang tak kunjung turun sejak dua bulan terakhir menyulitkan proses pemadaman api. Ditambah lagi, ada warga yang menebang kayu, sehingga api semakin mudah menjalar dan membakar hutan lindung ini.
“Memang belum sepenuhnya padam, masih ada asap, karena memang ada tunggul-tunggul kayu yang masih terbakar. Apa lagi hujan tak pernah turun dan cuaca cukup panas,” kata Rahmad Fadhli, Senin (10/10) di lokasi kejadian.
Rahmad mengatakan, diperkirakan luas lahan yang terbakar mencapai 2 hektare. Sampai berita ini diturunkan, proses pemadaman masih terus dilakukan.
“Ada 15 personel kita kerahkan di tiap titik untuk melakukan pemadaman, dibantu pihak Polsek ada 5 orang dan pihak Brimob, bahkan komandan Brimob langsung terjun sejak kemarin,” jelasnya (mdk|dwk)








