Viewer: 751
0 0

Home / Opini

Minggu, 26 Juli 2020 - 10:10 WIB

Tokoh NU Ingatkan Tak Usah Fanatik Dukung Jokowi

Viewer: 752
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 19 Detik

Kompasnasional | Salah satu tokoh Nahdlatul Ulama (NU) mengingatkan publik agar tak terlalu fanatik mendukung Jokowi.

Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Indonesia Amerika Serikat, Akhmad Sahal atau disapa Gus Sahal mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak terlalu fanatik membela Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara membabi buta.

Hal itu disampaikan oleh Gus Sahal melalui akun Twitter miliknya @sahal_as. Gus Sahal mengingatkan masyarakat untuk tetap mengkritik Jokowi jika memang kebijakan yang dikeluarkan salah.

“Cara terbaik dukung Jokowi saat ini adalah dengan mengkritiknya secara terbuka kalau keliru. Bukannya cari-cari alasan untuk membelanya,” kata Jokowi seperti dikutip, Sabtu (25/7/2020).

Baca Juga  Demokrat soal Cuit Paha Dianggap Pelecehan: Perlu Pembuktian

Gus Sahal menjelaskan, sikap pendukung yang terlalu fanatik membela Jokowi justru akan menimbulkan dampak negatif. Fanatisme tersebut diyakini oleh Gus Sahal akan menjerumuskan Jokowi.

“Fanatisme terhadap Jokowi dengan membela atau memujinya secara membabi buta justru akan menjerumuskannya,” ujar Gus Sahal.

Meski demikian, Gus Sahal megingatkan masyarakat untuk tetap obyektif dalam mengkritik. Kritik yang disampaikan adalah kritik membangun, bukan fitnah.

“Kritik obyektif ya, bukan kebencian atau fitnah,” ungkapnya.

Belum lama ini, Gus Sahal membagikan sebuah video YouTube berisi kritiknya terhadap pencalonan putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka yang dalam Pilkada Kota Solo. Video tersebut diunggah di channel YouTube Cokro TV bertajuk ‘Gibran dan Lunturnya Citra Jokowi’.

Baca Juga  Irmanputra Sidin: Pemda DKI Tak Berhak Somasi Ike Muti, Jokowi Harus Tegur Anies

Cendikiawan muda NU itu menyebut Gibran memiliki hak untuk maju sebagai calon Wali Kota Solo. Namun, Gibran yang sebelumnya adalah pengusaha martabak dan tak memiliki rekam jejak di dunia politik secara tiba-tiba maju dalam Pilkada Kota Solo.

Gus Sahal menyindir pegiat media sosial Denny Siregar dan Ade Armando yang mati-matian membela pencalonan Gibran dalam kontestasi Pilkada Kota Solo.(HJ/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Opini

Pendapat Ahli Soal Kata Evolusi yang Dipakai Abu Janda Hina Pigai

Arsip

Tujuh Orang Akan Menyusul Masuk Bui

Opini

Imam Besar Al-Azhar Minta Muslimah Wajib Nikahi Pria Muslim

Opini

Buya Syafii Maarif: Mendewa-dewakan Keturunan Nabi Adalah Perbudakan Spiritual

Opini

Ustaz Abdul Somad: Kredit Mobil dan Motor Enggak Haram

Opini

MUI Minta Menag Yaqut Hati-hati soal Afirmasi Hak Beragama Syiah-Ahmadiyah
Pernikahan Sesama Perempuan, Suwarti Diancam 7 Tahun Penjara-kompasnasional

Arsip

Pernikahan Sesama Perempuan, Suwarti Diancam 7 Tahun Penjara

Opini

Anies Sebut Reklamasi Ancol Bisa Atasi Banjir, Pakar: Salah Besar