Viewer: 729
0 0

Home / Opini

Minggu, 26 Juli 2020 - 10:10 WIB

Tokoh NU Ingatkan Tak Usah Fanatik Dukung Jokowi

Viewer: 730
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 19 Detik

Kompasnasional | Salah satu tokoh Nahdlatul Ulama (NU) mengingatkan publik agar tak terlalu fanatik mendukung Jokowi.

Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Indonesia Amerika Serikat, Akhmad Sahal atau disapa Gus Sahal mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak terlalu fanatik membela Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara membabi buta.

Hal itu disampaikan oleh Gus Sahal melalui akun Twitter miliknya @sahal_as. Gus Sahal mengingatkan masyarakat untuk tetap mengkritik Jokowi jika memang kebijakan yang dikeluarkan salah.

“Cara terbaik dukung Jokowi saat ini adalah dengan mengkritiknya secara terbuka kalau keliru. Bukannya cari-cari alasan untuk membelanya,” kata Jokowi seperti dikutip, Sabtu (25/7/2020).

Baca Juga  Komentari Kemungkinan Anies Baswedan Ditangkap, Refly Harun: Dia Tidak Jalankan Kewenangannya

Gus Sahal menjelaskan, sikap pendukung yang terlalu fanatik membela Jokowi justru akan menimbulkan dampak negatif. Fanatisme tersebut diyakini oleh Gus Sahal akan menjerumuskan Jokowi.

“Fanatisme terhadap Jokowi dengan membela atau memujinya secara membabi buta justru akan menjerumuskannya,” ujar Gus Sahal.

Meski demikian, Gus Sahal megingatkan masyarakat untuk tetap obyektif dalam mengkritik. Kritik yang disampaikan adalah kritik membangun, bukan fitnah.

“Kritik obyektif ya, bukan kebencian atau fitnah,” ungkapnya.

Belum lama ini, Gus Sahal membagikan sebuah video YouTube berisi kritiknya terhadap pencalonan putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka yang dalam Pilkada Kota Solo. Video tersebut diunggah di channel YouTube Cokro TV bertajuk ‘Gibran dan Lunturnya Citra Jokowi’.

Baca Juga  Pengamat Kepolisian Sisno Adiwinoto Nilai Investigasi Komnas HAM Gagal Fokus

Cendikiawan muda NU itu menyebut Gibran memiliki hak untuk maju sebagai calon Wali Kota Solo. Namun, Gibran yang sebelumnya adalah pengusaha martabak dan tak memiliki rekam jejak di dunia politik secara tiba-tiba maju dalam Pilkada Kota Solo.

Gus Sahal menyindir pegiat media sosial Denny Siregar dan Ade Armando yang mati-matian membela pencalonan Gibran dalam kontestasi Pilkada Kota Solo.(HJ/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Opini

Komnas HAM Minta Rizieq Ditindak dan Dihukum Secara Adil

Opini

Punya Tabungan 400 M Nenek Ini Ditolak Teller Saat Mau Ambil 1 Juta Saja, Begini Katanya

Opini

ACTA nilai alasan reklamasi sangat konyol dan berbau SARA.

Berita

Polisi Rencanakan Periksa Amien Rais sebagai Saksi Kasus Hoax Ratna Sarumpaet

Opini

Pak Polisi, Tetapkan Anies Baswedan Jadi Tersangka!’

Arsip

Menteri Jonan: Program BBM Satu Harga Tidak Boleh Gagal

Opini

Hendropriyono Prediksi Ancaman Indonesia 2021

Opini

Bingung dengan Fadli Zon yang Getol Bela HRS, Teddy Gusnaidi: Bisa Jadi Untuk Jatuhkan Prabowo