Viewer: 780
0 0

Home / Opini

Rabu, 2 Desember 2020 - 07:47 WIB

Sebut Didanai Pemodal Raksasa, Ade Armando: Rizieq Adalah Orang yang Bisa Membuka Kotak Pandora

Viewer: 781
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 12 Detik

Kompasnasional l Dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI), Ade Armando menilai, ada kelompok kepentingan dengan modal raksasa yang membiayai aktifitas petinggi Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab selama ini.

Kelompok kepentingan ini akan nampak ketakutan apabila Habib Rizieq akan diperiksa terkait sejumlah kasus hukumnya. Termasuk kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Barat.Saya yakin, yang mencoba menghalangi Rizieq (untuk diperiksa Polisi-red), bukan hanya Rizieq dan kawan-kawannya. Saya duga, Rizieq harus dijaga jangan sampai diperiksa karena dia punya banyak rahasia yang mungkin akan disebarkannya kalau dia sudah merasa tidak lagi dilindungi di Indonesia,” ujar Ade Armando dikutip chanel YouTubenya Cokro TV, Selasa (1/12).mengatakan, Rizieq Shihab adalah sosok yang memegang sejumlah rahasia banyak kelompok kepentingan tersebut. “Rizieq adalah orang yang bisa membuka kota pandora yang di dalamnya ada begitu banyak rahasia menyangkut banyak kekuatan penting di Indonesia,” ujar Ade Armando.

Baca Juga  Dilema Dibalik Eksistensi Lulusan SMKN/S Sebagai Penyumbang TPT

Ade bilang, Rizieq bisa dikategorikan sebagai semacam saksi mahkota atau justice collaborator, atau whistle blower, yang bisa bicara banyak tentang kejahatan-kejahatan lain di luar dirinya.

Baca Juga  Komentari Ceramah Ustaz Tengku Zulkarnain, Abu Janda: Setan Kau Ya

Ade mengatakan, kelompok kepentingan di belakang Rizieq ini, khawatir apabila Rizieq diperiksa karena akan membongkar semua rahasia selama ini. Kepolisian bisa saja menawari keringan hukum ke Rizieq, asalkan Rizieq bisa buka semua rahasia itu.“Bila Rizieq sampai berada di dalam genggaman polisi, dia bisa saja ditawari keringanan atau pemaafan bahkan peniadaan tuntutan terhadap perkara yang menyangkut dirinya ,kalau dia mau bicara,” papar Ade Armando.(FCI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Opini

Pimpinan DPR: Tidak Ada Manfaat Perdebatkan ‘Anjay’

Opini

Fadli Zon Usul Provinsi Sumbar Ganti Nama Jadi Minangkabau

Opini

Hari Santri Nasional 2020, Wapres: Pesantren Harus Bangun Tak Boleh Tidur

Opini

Tokoh NU Ingatkan Tak Usah Fanatik Dukung Jokowi

Opini

Dituding Suruh Menghapus Foto Bersama Presiden Jokowi, Pemprov DKI Somasi Artis Ike Muti

Opini

Pakar Psikologi: Jujur dan Bahagia Jadi Kunci Kesembuhan Pasien Covid-19

Opini

Tjahjo Ingin RI Contoh Singapura soal Birokrasi: ASN Mereka Hanya 300 Orang

Opini

Peneliti LIPI: Saling Mencemooh dan Melecehkan Sama Sekali Bukan Demokrasi