Home / Opini

Sabtu, 13 Februari 2021 - 20:23 WIB

Yusril: Demokrasi yang Bergantung Kekuatan Modal, Negara Akan Runtuh

Viewer: 404
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 3 Detik

Kompasnasional l Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra menyinggung sistem demokrasi Indonesia. Hal itu dia singgung saat mengutip pernyataan mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK) .

‘Jika demokrasi tidak jalan, pemerintah akan jatuh’ begitu pernyataan JK. Tetapi, Yusril memandang hal itu bisa juga terjadi sebaliknya, dimana jika demokrasi dijalankan maka negara yang akan runtuh.

“Persoalan mendasarnya adalah demokrasi yang bagaimana yang mau dijalankan. Dari dulu kita berdebat tidak habis-habisnya tentang konsep demokrasi kita,” ujar Yusril dalam keterangannya, Sabtu (13/2/2021).

Baca Juga  Kata MUI Soal Hukum Menikah saat Perempuan Hamil Lebih Dahulu

Menurut dia, bongkar pasang konsep demokrasi tak selesai-selesai. Dimana, sistem dan rincian pelaksanaan pemilu lima tahun sekali yang kerap dibongkar pasang, sistem kepartaian juga begitu.

Kemudian, pemerintahan daerah juga sama, bongkar pasang yang tak kunjung selesai-selesai. Pengelolaan kekayaan negara antara pusat dan daerah juga sama, bongkar pasang terus.

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu menilai bahwa konsep demokrasi akhirnya menjadi permainan kekuasaan untuk melanggengkan kekuasaannya sendiri.

Baca Juga  Refly Harun: Kalau AHY Bukan Lagi Ketua Umum Partai Demokrat, Hilang dari Peredaran Elite...

Dimana, siapa kuat, dia menang dan berkuasa. Siapa lemah akan kalah dan tersingkir.
Demokrasi kita sekarang bergantung pada kekuatan baru: kekuatan uang dan modal. Apa demokrasi seperti ini yang mau dijalankan?” tandas dia.

Kalau demokrasi seperti itu tidak dijalankan pemerintah akan jatuh, ya mungkin saja. Tetapi jika demokrasi semacam itu dijalankan, maka negara yang akan runtuh,” tutup dia.(SN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Cara Baru Suami Biar tak Ketahuan Selingkuh, Istri Dikunci Dilemari

Opini

Denny Siregar Nggak Mungkin Dipenjara, Kecuali Kondisinya Sudah sampai Begini di Mata Penguasa

Opini

Capres Muda dengan Elektabilitas Tinggi Terbentur Restu Partai di 2024

Opini

CEK FAKTA: Dibilang Anti Islam, Manakah Lirik Lagu Balonku yang Benar?.

Berita

Sejarah Wabah Besar yang Melanda Dunia Setiap 100 Tahun (1720, 1820, 1920, 2020)

Arsip

Kalau Jadi Gubernur DKI, Lulung Akan Fokus Urus Lingkungan

Berita

Antasari Azhar Restui Firman Wijaya Lawan SBY

Opini

Anggota DPR RI Ingatkan Wacana Pendidikan Online oleh Mendikbud Perlu Banyak Pertimbangan