Home / Arsip / Arsip 2016 / Kriminal / Nasional / Reviews

Senin, 7 November 2016 - 12:28 WIB

Terlibat Narkoba & Desersi, 47 Prajurit Kodam Bukit Barisan Dipecat

Viewer: 668
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 31 Detik

Sebanyak 47 prajurit Komando Daerah (Kodam) I Bukit Barisan (BB) dipecat karena terlibat narkoba atau desersi. Seorang di antaranya perwira menengah, 2 perwira pertama, 16 bintara dan 28 tamtama.

Upacara pemberhentian dengan tidak hormat (PDTH) dilakukan di Lapangan Benteng, Jalan Pengadilan, Medan, Senin (7/11). Pemecatan simbolis dilakukan terhadap seorang tamtama Yonif 122/Tombak Sakti, Praka Agus Purba, yang terbukti terlibat tindak pidana narkotika. Kepala Staf Kodam I Bukit Barisan, Brigjen TNI Tiopan Aritonang, melepas kemeja dinasnya dan menggantinya dengan kemeja batik.

“Dari 47 orang tadi, 36 orang kita pastikan melakukan tindakan desersi dan 11 orang melakukan tindak pidana narkotika,” kata Tiopan usai upacara, Senin (7/11).

Baca Juga  Sempat Ditahan Kini Majikan Penganiaya WNI di Hongkong Dibebaskan

Prajurit yang diberhentikan tidak dengan hormat terdiri dari 1 perwira menengah dengan pangkat letnan kolonel yang terbukti desersi. Selain itu, terdapat dua perwira pertama, seorang di antaranya melakukan desersi dan seorang lagi terlibat tindak pidana narkotika. Sisanya 16 bintara dan 28 tamtama yang terbukti desersi atau melakukan tindak pidana narkotika.

“Ini sudah in kracht, sudah melewati proses hukum. Setelah pemecatan ini dikembalikan ke Lapas. Kalau melakukan pidana, kena pidana umum,” jelas Tiopan.

Pemecatan ini menjadi contoh bagi prajurit lain. Tidak ada yang kebal hukum jika melakukan tindak pidana narkotika atau desersi.

Seluruh prajurit, khususnya di Kodam I Bukit Barisan, diingatkan untuk menjauhi narkoba. “Jangan sekali-sekali terlibat narkoba. Jangan alasan coba-coba, tidak usah. Tadi saya juga sampaikan amanat Pangdam, setiap komandan satuan harus bertanggung jawab keluarganya, pasukannya dan PNS-nya. Jangan sampai terlibat narkoba,” tegas Tiopan.

Baca Juga  Kejati Jabar Masih Teliti Berkas Perkara Rizieq Syihab

Jenderal bintang satu ini pun meminta masyarakat memberikan informasi jika ada prajurit yang melakukan penyalahgunaan narkotika. Persoalan narkoba ini dinilai sangat penting karena sudah menjadi masalah nasional. “Ini sudah menjadi salah satu metode yang digunakan negara lain untuk menghancurkan Indonesia. Tidak perlu biaya besar untuk perang, tapi narkotika ini digunakan untuk menghancurkan generasi muda kita,” sebut Tiopan (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

BPK Tangkap Sinyal Permintaan Audit Dana Covid-19 dari Jokowi

Arsip

Donald Trump Terancam Dicekal di Filipina
KPK Bidik Koruptor di Daerah Penghasil Migas-KompasNasional

Arsip

KPK Bidik Koruptor di Daerah Penghasil Migas

Arsip

Beredar Video Polisi Pukul dan Tendang Operator Warnet
Ket/Fot: Tengah baju kuning Vice President Lions Club Golden Estate Lion Tan A Lie dan Lion Agustina, didampingi Bupati Asahan Surya, B.Sc, Kepala dinas Kesbang Sorimuda Siregar, Bapak kepala dinas dinkes dr aris, Camat kisaran Barat Agus jaka ginting dan Sekretaris PKK Nora.

Asahan

Bupati Asahan Berterima Kasih atas kepedulian Lions Club Golden Estate dalam kesehatan warga Kisaran

Berita

Dimas Anggara Dipolisikan atas Dugaan Penganiayaan

Arsip

Bank Mandiri target kredit konsumer tumbuh 20 persen hingga akhir tahun

Berita

Di ASEAN, Serangan Siber Bisa Sebabkan Kerugian USD 750 Miliar