Home / Arsip / Arsip 2016 / Kesehatan

Senin, 23 Mei 2016 - 16:46 WIB

Stres Enggak Bisa Hamil Malah Ganggu Kesuburan

Viewer: 582
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 23 Detik

KompasNasional.com

Stres yang berhubungan dengan infertilitas diketahui bisa memengaruhi kualitas hubungan.

Dan sebuah studi menunjukkan kondisi itu juga dapat memengaruhi keberhasilan program kesuburan.

Para peneliti melaporkan bahwa stres akibat infertilitas pada pernikahan adalah prediktor kuat dari kegagalan program kesuburan.

Wanita yang dilaporkan sering mengalami stres dalam kehidupan perkawinan—termasuk akibat dari masalah infertilitas – cenderung memerlukan lebih banyak bantuan siklus reproduksi untuk bisa hamil.

Beda dengan wanita yang menjalani pernikahan dengan bahagia, peneliti Jacky Boivin, PhD, mengatakan kepada WebMD.

“Intinya adalah ketidaksuburan menyebabkan banyak stres dalam suatu kehidupan pernikahan, itu bisa sangat berdampak pada apakah wanita bisa cepat hamil atau tidak,” kata Boivin.

Awalnya, Boivin tidak percaya bahwa stres memainkan peran penting dalam infertilitas, namun bukti yang menemukan hubungan antara keduanya mustahil diabaikan.

Baca Juga  Inilah 3 Manfaat Mandi Air Dingin Bagi Kesehatan Mental

Dia menjelaskan, hanya saja faktor-faktor biologis seperti usia dan kualitas embrio juga penting dalam keberhasilan atau kegagalan program kesuburan.

Dan studi ini merupakan salah satu yang terbesar dalam meneliti peran stres terhadap keberhasilan atau kegagalan program kesuburan.

Boivin dan rekan peneliti Lone Schmidt, PhD, melibatkan sekitar 800 pasangan di Denmark untuk menjalani program kesuburan.

Semua peserta mengisi angket pada awal penelitian untuk menilai tingkat stres mereka. Para peneliti kemudian melihat kemungkinan kehamilan setelah satu tahun kemudian.

Baca Juga  Diskes Taput Cari Vaksin Palsu di Klinik dan Apotek

Selama masa studi satu tahun, peneliti menemukan, stres pada pria dampaknya jauh lebih kecil ketimbang dampak dari stres pada wanita.

Walau begitu, Boivin mengatakan temuan tersebut menunjukkan bahwa tekanan yang berhubungan dengan infertilitas bisa memengaruhi kualitas sperma atau kesuburan pria juga.

“Selama ini kami berpikir bahwa kesuburan adalah tentang wanita dan apa yang terjadi dengan jiwa nya,” kata Boivin.

“Tapi, studi ini menunjukkan bahwa tekanan atau stres dalam pernikahan bisa memengaruhi kesuburan pria juga.”(kn/tbn)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Harga Premium di Kabupaten Sitaro Tembus Rp 15.000 per Liter

Arsip

Saat Donald Trump Buat Nilai Tukar Meksiko Terjun Bebas

Arsip

5 Fakta Jasriadi, Pemimpin Sindikat ‘Pabrik’ Kebencian Saracen

Arsip

Momen-momen Mengharukan Pemakaman Muhammad Ali

Kesehatan

Kenal Dengan Tanaman Sayuran Ini? Panen Setiap 10 Hari Dapatkan Rp.42 Juta! Bukan Hoax
The Jakmania Anarki, Seorang Anggota Brimob Polda Metro Jaya Kritis -kompasnasional

Arsip

The Jakmania Anarki, Seorang Anggota Brimob Polda Metro Jaya Kritis

Arsip

Masa Depan Di MotoGP Beres, Zarco Tertekan Di Moto2

Arsip

Surat Terbuka Aktivis ICW untuk Presiden soal Teror Novel