Viewer: 795
0 0

Home / Kesehatan

Kamis, 24 Desember 2020 - 20:36 WIB

WN Inggris Dilarang Masuk ke RI, Satgas : Demi Lindungi Warga

Viewer: 796
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 15 Detik

Kompasnasional l Pemerintah melarang warga negara (WNA) Inggris masuk ke wilayah Indonesia. Larangan tersebut akibat ditemukannya varian baru virus corona (SARS-Cov-2) di South Wales Inggris.Satgas Penanganan Covid-19 telah menerbitkan addendum atau tambahan klausul di dalam Surat Edaran (SE) nomor 3 tahun 2020 tentang Pembatasan Perjalanan Selama Libur Akhir Tahun hingga 8 Januari 2021.

Adapun poin utama aturan tersebut ialah memperketat pengawasan kedatangan pelaku perjalanan dari Inggris, Eropa, dan Australia. “Jadi pemerintah itu memberikan larangan kepada WNA yang berasal dari Inggris.

Baca Juga  Heboh Mutasi COVID-19 di Beijing, Saluran TV Eropa Bongkar 'Sisi Gelap' Budidaya Salmon Norwegia

Mudah-mudahan ini bisa melindungi warga negara kita di tanah air,” ujar Doni dalam acara Outlook 2021 secara virtual melalui akun Youtube BNPB, Kamis (24/12).

Dalam adendum itu disebutkan, untuk WNA dan WNI pelaku perjalanan dari Eropa dan Australia, diwajibkan menunjukkan hasil negatif rapid test PCR di negara asal yang berlaku maksimal 2×24 jam sebelum jam keberangkatan.Doni menuturkan, setelah menunjukkan hasil test covid-19 tersebut, pelaku perjalanan dari luar negeri itu wajib melakukan isolasi yang tempatnya diatur pemerintah.

“Selama lima hari mereka karantina. Setelah 5 hari, mereka harus kembali mengambil spesimen untuk swab PCR. Jadi, ada waktu 5 hari. Kita harap cara ini bisa lebih efektif untuk melindungi masyarakat,” jelas Don

Baca Juga  Stop! Jangan Konsumsi 9 Makanan Ini Setelah Minum Obat

Doni juga mengungkapkan, pemerintah telah melakukan rapat dengan memanggil pakar epidemiologi dan pakar kesehatan masyarakat untuk menyiapkan langkah dalam menghadapi mutasi baru covid-19 tersebut.

Minggu lalu itu dilaksanakan rapat tingkat menteri dipimpin Ketua Komite Pak Luhut Binsar Pandjaitan. Seluruh pakar epidemiologi, kesehatan masyarakat memberikan masukan ke pemerintah,” pungkas Doni. (MI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Penantian Setelah 14 Tahun Hamil Berkat Mengenal Promil BEE

Kesehatan

Efek Gelombang WNA India Masuk Indonesia Mulai Terasa, Warga Jakarta Kena Imbas, Diminta Waspada

Kesehatan

Manfaat Makan Bawang Merah Mentah yang Bikin Keajaiban untuk Tubuh

Internasional

Sekolah Kembali Dibuka, Ratusan Murid Positif Terinfeksi Corona

Kesehatan

Ilmuwan Sebut Covid-19 Bukan Lagi Pandemi, tetapi Sindemi, Apa Itu?

Berita

Konsumsi Petai Bisa Merusak Ginjal, Mitos atau Fakta?

Kesehatan

Pesta Raffi Ahmad dkk tak Langgar Prokes, Ini Alasan Polda

Kesehatan

Sudah Kewalahan, Anies Baswedan Minta Pemerintah Pusat Pimpin Penanganan Covid-19 di Jabodetabek