Viewer: 838
0 0

Home / Teknologi

Jumat, 6 November 2020 - 22:32 WIB

Proyek Bendungan Baru Antisipasi Krisis Air hingga Pangan

Viewer: 839
0 0
Terakhir Dibaca:52 Detik

Kompasnasional | Pemerintah mengatakan saat ini Indonesia mempunyai sekitar 243 bendungan. Sebelumnya, pada periode 2014-2019 telah diprogramkan pembangunan 61 bendungan yang terdiri dari 45 bendungan dalam Kedudukan Proyek Strategis Nasional (PSN), dan 16 bendungan non PSN.

Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) mengatakan, per 1 November 2020 dari total 61 bendungan tersebut 15 diantaranya telah selesai dan 46 lainnya dalam masa pelaksanaan konstruksi. Sementara terdapat 18 potensi bendungan baru yang akan dibangun pada kurun waktu 2020-2024.
Tujuan dari penambahan pembangunan bendungan-bendungan tersebut adalah untuk mengurangi kekritisan air, meningkatkan ketahanan pangan dan meningkatkan ketahanan energi,” ujar Sekretaris Ditjen SDA, Charisal Akdian Manu di Jakarta pada Jumat (6/11/2020).

Baca Juga  Apakah Alam Semesta Itu Memang Sangat Gelap?

Dalam mengurangi kekritisan air, pada kondisi eksisting sebelum adanya pembangunan 61 bendungan, air baku yang dilayani dari waduk sebesar 169,60 m3/detik. Dengan selesainya konstruksi 15 bendungan, air baku yang dapat dilayani oleh waduk menjadi 175,94 m3/detik, dan jika 61 bendungan sudah terbangun maka akan menjadi 221,78 m3/detik.
(OZ/Red)

Baca Juga  Google Mau Beli Twitter?
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Huawei Perkenalkan Tiga Gadget “Metal” Baru di IFA 2016

Teknologi

Alat rapid test murah Rp 75.000 dari WHO, hasilnya bisa diketahui dalam 15 menit

Berita

Aldrich Virgo, Bocah 6 Tahun yang Piawai Main Drum
Rumornya OnePlus 3 Dibekali RAM 6 GB-KompasNasional

Arsip

Rumornya OnePlus 3 Dibekali RAM 6 GB

Teknologi

Ini Trident, Senjata Inggris yang Bisa Musnahkan China-Rusia!

Berita

Israel Akan Kirim Pesawat Antariksa ke Bulan pada 2019, Ternyata Ini Tujuannya

Teknologi

UEA siap cetak sejarah dengan tempatkan satelit di orbit Mars

Arsip

Samsung Tuntut Balik Huawei Rp351 Miliar