Viewer: 818
0 0

Home / Teknologi

Rabu, 9 Desember 2020 - 08:52 WIB

Apakah Alam Semesta Itu Memang Sangat Gelap?

Viewer: 819
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 19 Detik

Kompasnasional l Alam semesta selalu digambarkan sebagai ruang yang sangat gelap. Setidaknya itulah yang selama ini dikemukakan para astronom.

Dikutip dari New York Times, Selasa (8/12/2020), Ton Lauer, dari National Optical-Infrared Astronomy Research Laboratory di Tucson, Arizona mengatakan bahwa alam semesta tak sepenuhnya gelap, dan kita belum sepenuhnya mengetahui terdiri dari apa saja alam semesta itu.

“Ada sesuatu di luar sana yang tidak diketahui,” kata Dr Lauer.

Sejauh 4 miliar mil dari matahari, jauh dari planet-planet terang dan cahaya yang dihamburkan oleh debu antarplanet, Dr Lauer dan timnya berharap ada ruang kosong yang dua kali lebih terang.

Baca Juga  Aplikasi Besar Mulai Tinggalkan Windows Phone, Ada Apa?

Penjelasan yang paling mungkin yakni, bahwa ada lebih banyak galaksi atau gugus bintang yang sangat redup yang berkontribusi pada cahaya latar alam semesta daripada yang ditunjukkan oleh model mereka.

Namun, spekulasi yang muncul selama ini adalah keberadaan materi gelap yang dianggap menyebabkan alam semesta tampak diselimuti kegelapan.

Alam semesta dianggap dipenuhi dengan ‘materi gelap’, yang substansi pastinya tidak diketahui, tetapi gravitasinya membentuk kosmos yang terlihat.

Beberapa teori menyatakan bahwa materi tersebut bisa jadi partikel awal subatom eksotis yang runtuh secara radioaktif atau bertabrakan dan memusnahkan dirinya sendiri dalam kilatan energi yang menambah cahaya universal.

Baca Juga  Google Mau Beli Twitter?

Dr Lauer dan timnya mencoba keluar meninggalkan spekulasi materi gelap tersebut.

“Pekerjaan kami hanya berkaitan dengan mengukur tingkat fluks itu sendiri. Sebagai pengamat, kami menawarkan ini untuk mereka yang dapat mengetahui apa yang harus dilakukan dengannya,” jelas Dr Lauer.

Pada November lalu, Marc Postman, astronom di Space Telescope Science Institute di Baltimore, sekaligus penulis utama laporan tersebut mengatakan bahwa penting dilakukan untuk mendapatkan perkiraan kandungan energi total alam semesta.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Uji Coba Mesin Combine Corn HD-85 Di Desa Sigompul

Teknologi

Perintis Bahan Bakar 100% Sawit, Subagjo: Keinginan Jokowi sudah terpenuhi Pertamina

Teknologi

Ponsel Jatuh ke Bak Mandi, Wanita Rusia Tewas Tersetrum

Teknologi

Ilmuwan Australia Temukan Terumbu Karang Lebih Tinggi dari Empire State Building di AS

Berita

Polisi Tangkap Komplotan Pencuri Data dan Uang Perusahaan Ojek Online

Arsip

Penjualan Anjlok, Windows Phone di Ambang ‘Kematian’?
Teken Kontrak Ilegal, KPPU Prancis Tuntut Apple Rp 722 Miliar-KompasNasional

Arsip

Teken Kontrak Ilegal, KPPU Prancis Tuntut Apple Rp 722 Miliar

Teknologi

AS Sebut Indonesia Belum Layak Miliki Jet Tempur F-35