Home / Berita / Internasional / Reviews / Teknologi

Rabu, 11 Juli 2018 - 10:54 WIB

Israel Akan Kirim Pesawat Antariksa ke Bulan pada 2019, Ternyata Ini Tujuannya

Pada Februari 2019, pesawat antariksa milik Israel dijadwalkan akan mendarat di permukaan Bulan (SpaceIL)

Pada Februari 2019, pesawat antariksa milik Israel dijadwalkan akan mendarat di permukaan Bulan (SpaceIL)

Viewer: 628
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 21 Detik

KompasNasional.com,Yehud – Pada Februari 2019, pesawat antariksa milik Israel dijadwalkan akan mendarat di permukaan Bulan. Namun, bukan pihak badan antariksa negeri zionis atau ISA yang mengirimkannya, melainkan sebuah organisasi nirlaba.

SpaceIL, nama organisasi tersebut, mengungkapkan bahwa pesawat antariksa itu akan diluncurkan dari Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat pada Desember 2018.

Seperti dikutip dari BBC News, Selasa (10/7/2018), pesawat antariksa tersebut akan digendong roket Falcon 9 milik perusahaan SpaceX kepunyaan Elon Musk.

Sesampainya di Bulan, instrumen dalam pesawat tersebut dirancang untuk menancapkan bendera Israel di permukaan satelit alami Bumi tersebut dan meneliti medan magnetnya.

Proyek SpaceIL dimulai sebagai bagian dari Google Lunar XPrize, yang menawarkan hadiah total US$ 30 juta untuk menginspirasi orang agar mengembangkan metode eksplorasi robotik di angkasa luar dengan biaya serendah mungkin.

Namun, hingga kompetisi tersebut berakhir pada Maret 2018, belum ada yang memenangkan hadiah sebesar US$ 20 juta yang seharusnya diberikan pada program pendaratan di Bulan.

Meski sempat mengalami kemunduran, SpaceIL terus mengembangkan pesawat antariksanya, yang dibangun dengan menggandeng Israel Aerospace Industries (IAI), perusahaan milik pemerintah Tel Aviv.

Baca Juga  Kampanyekan PPKM Skala Mikro, Koramil Teluk Batang Bersama Satgas Covid-19 Bentuk RT Tangguh*

Sejauh ini, proyek tersebut telah menghabiskan dana sebesar US$ 8,8 juta, sebagian besar diperoleh dari miliarder Israel kelahiran Afrika Selatan, Morris Kahn.

Dalam konferensi pers yang digelar di Kota Yehud, Selasa kemarin, Ido Anteby, CEO SpaceIL mengatakan, pesawat antariksanya akan jadi wahana terkecil yang akan mendarat di Bulan.

Diameternya sekitar 2 meter, dan tinggi 1,5 meter. Bobotnya pun relatif ringan yakni 585 kilogram — 400 kilogram di antaranya adalah bahan bakar yang akan terbakar tatkala pesawat tersebut mendarat di Bulan.

Pesawat antariksa itu adalah sebuah “hopper”, yang akan mendarat dan kemudian lepas landas lagi dengan bahan bakar yang tersisa dalam sistem propulsi.

Wahana tersebut juga akan melakukan pendaratan kembali sejauh 500 meter dari titik pertama, seperti yang disyaratkan XPrize.

Tujuan Besar

Deposit batuan vulkanik di permukaan Bulan (NASA/GSFC/Arizona State University)

Jika berhasil, misi SpaceIL akan menjadikan Israel negara keempat di dunia yang berhasil mendaratkan pesawat antariksa di permukaan Bulan — setelah Uni Soviet, Amerika Serikat, dan China.

Baca Juga  Bupati Samosir Panen Perdana Sayur Mayur Di Desa Tanjungan

Sang miliarder, Morris Kahn berharap, misi tersebut akan menciptakan “efek Apollo” (Apollo effect) untuk generasi berikutnya di Israel.

Apollo effect merujuk pada istilah antusiasme generasi muda terhadap sains, teknologi, teknik dan matematika yang dipicu keberhasilan astronot NASA Neil Amstrong menjejakkan kakinya di Bulan pada 1969.

“Ini adalah proyek yang luar biasa,” kata Kahn. “Ketika roket diluncurkan ke angkasa luar, semua akan mengingat, momentum Israel mendarat di Bulan.”

Sementara, Ofer Doron, kepala divisi angkasa luar IAI mengatakan, “Israel akan menunjukkan jalan bagi seluruh dunia” soal bagaimana mengirimkan pesawat angkasa luar ke Bulan dengan biaya terjangkau.

Wakil Israel, SpaceIL bukan satu-satunya yang siap berlaga. Ada tim lain yang melawannya untuk memenangkan Google Lunar XPrize yakni Moon Express dari AS, Team Indus dari India, Hakuto asal Jepang, dan Synergy Moon, sebuah tim internasional atau gabungan beberapa negara.(Liputan6/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Deklarasi Kampanye Damai Pilkada Pematangsiantar

Berita

Sebanyak 46 Orang Siswa-Siswi SMAN 1 Pematangsiantar, Tembus Lulus PTN Lewat Jalur SNMPTN

Berita

Vaksin Sinovac 5.200 Vial Tiba di Siantar, Tahap Pertama untuk Forkopimda dan Tenaga Kesehatan

Berita

Rivool Weyn Komandoi GM FKPPI Tapsel Periode 2021-2026 Resmi Dikukuhkan

Berita

Personil Polres Kapuas Hulu Ikuti Pembekalan dan Keterampilan Persiapan Pensiun Melalui Zoom Meeting

Berita

Kedatangan Kapolres Baru AKBP Yohanes di Sambut Dengan Acara Tradisi Adat Dayak dan Melayu Di Polres Kapuas Hulu
Foto 9 Tersangka

Berita

Bea Cukai Sumut Sita 2,4 Juta Batang Rokok, Kerugian Rp 2 M Lebih

Berita

Hari Kedua Prajurit Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Kembali Gagalkan Penyelundupan Narkotika jenis Sabu seberat 494,2 gram (1/2 Kg Sabu Jenis Blue Ice)