Viewer: 563
0 0

Home / Nasional

Sabtu, 19 Desember 2020 - 19:26 WIB

Polri Selidiki Informasi Mahfud MD soal Pemuda Dilatih Khusus Meneror Penjabat VVIP

Viewer: 564
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 34 Detik

Kompasnasional l Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengungkap ada sekelompok anak muda yang dilatih di tempat khusus untuk melakukan aksi teror untuk pejabat VVIP.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyebut pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait dengan hal yang disampaikan oleh Menko Polhukam. “Informasi yang kami terima, kami sedang melakukan penyelidikan,” ujar Argo dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (18/12/2020).

Menurut Argo, dewasa ini di era kemajuan teknologi tidak menutup kemungkinan perekrutan anak muda itu dilakukan di dunia maya. Hal itu dilakukan dengan cara-cara yang sedemikian rupa agar menarik seseorang untuk terlibat.

Baca Juga  Kisah Jokowi: Bertemu Hangat dengan Menlu Palestina, Dirayu Israel

“Jadi memang tidak mudah ya, dengan perkembangan teknologi yang sekarang ada, tidak menutup kemungkinan edukasi itu dengan dunia maya. Mengajaknya pun dengan dunia maya. Perekrutannya juga melalui dunia maya, tentunya dengan berbagai cara, modus, sehingga orang-orang tertarik di sana,” jelas Argo.

Kendati begitu, Argo menyebut saat ini Densus 88 Antiteror sedang mendalami dan mengembangkan adanya informasi tersebut. “Tapi ini masih bagian dari penyelidikan Densus 88 berkaitan dengan informasi bahwa ada beberapa pemuda yang direkrut. Kami masih dalam proses penyelidikan,” ucap Argo.

Mahfud sebelumnya menyampaikan tentang bahaya dan tingkatan dari tindakan separatisme. Salah satu tingkatan yang disebutnya adalah radikalisme dalam bentuk teror.

Baca Juga  Ini Perwira Polri Penerima Ratusan Juta Rupiah Dari Bandar Narkoba Akiong

“Hari ini bisa melihat tadi polisi menangkap 23 orang teroris dari berbagai tempat yang kemudian dikumpulkan di Lampung gitu, lalu diangkut ke Jakarta,” kata Mahfud dalam sambutannya, Kamis (17/12/2020).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menyebut, 23 orang teroris yang digelandang aparat kepolisian itu merupakan orang-orang yang tengah mempersiapkan kegiatan-kegiatan teror, seperti melakukan aksi pengeboman hingga melancarkan aksi kerusuhan di berbagai tempat.

“Bahkan saya mendapat informasi ada sekelompok anak-anak muda yang dilatih di suatu tempat khusus untuk menteror VVIP. Saya dapat foto latihannya juga,” ucapnya.

“Nah yang seperti ini jadi radikalisme yang menghantam ideologi,” sambung dia.(OZ/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Suap di Pemkot Malang, KPK Resmi Tahan Direktur PT Hidro Tekno

Berita

Kena OTT KPK, Bupati Ngada Pernah Tutup Bandara

Berita

China Tutup Seluruh Rumah Sakit Darurat Virus Korona di Wuhan

Berita

Dokter Sebut Asep Pelaku Pembunuh Prawoto Idap Gangguan Jiwa
Ket/Fot: Tengah baju kuning Vice President Lions Club Golden Estate Lion Tan A Lie dan Lion Agustina, didampingi Bupati Asahan Surya, B.Sc, Kepala dinas Kesbang Sorimuda Siregar, Bapak kepala dinas dinkes dr aris, Camat kisaran Barat Agus jaka ginting dan Sekretaris PKK Nora.

Asahan

Bupati Asahan Berterima Kasih atas kepedulian Lions Club Golden Estate dalam kesehatan warga Kisaran

Berita

24 Tengkorak Manusia Gagal Diselundupkan ke Belanda dari Bali
Foto Bos Judi Tembak ikan Medan

Berita

Bos Judi Tembak Ikan di Medan Pakai Kursi Roda Saat Diadili

Berita

Solusi Kemenhub Soal Tarif Tol Mahal: Truk Bisa Lewat Jalan Umum