Viewer: 593
0 0

Home / Nasional

Sabtu, 19 Desember 2020 - 19:26 WIB

Polri Selidiki Informasi Mahfud MD soal Pemuda Dilatih Khusus Meneror Penjabat VVIP

Viewer: 594
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 34 Detik

Kompasnasional l Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengungkap ada sekelompok anak muda yang dilatih di tempat khusus untuk melakukan aksi teror untuk pejabat VVIP.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyebut pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait dengan hal yang disampaikan oleh Menko Polhukam. “Informasi yang kami terima, kami sedang melakukan penyelidikan,” ujar Argo dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (18/12/2020).

Menurut Argo, dewasa ini di era kemajuan teknologi tidak menutup kemungkinan perekrutan anak muda itu dilakukan di dunia maya. Hal itu dilakukan dengan cara-cara yang sedemikian rupa agar menarik seseorang untuk terlibat.

Baca Juga  Polda Metro Tunda Tes Psikologi Pembuatan SIM Baru

“Jadi memang tidak mudah ya, dengan perkembangan teknologi yang sekarang ada, tidak menutup kemungkinan edukasi itu dengan dunia maya. Mengajaknya pun dengan dunia maya. Perekrutannya juga melalui dunia maya, tentunya dengan berbagai cara, modus, sehingga orang-orang tertarik di sana,” jelas Argo.

Kendati begitu, Argo menyebut saat ini Densus 88 Antiteror sedang mendalami dan mengembangkan adanya informasi tersebut. “Tapi ini masih bagian dari penyelidikan Densus 88 berkaitan dengan informasi bahwa ada beberapa pemuda yang direkrut. Kami masih dalam proses penyelidikan,” ucap Argo.

Mahfud sebelumnya menyampaikan tentang bahaya dan tingkatan dari tindakan separatisme. Salah satu tingkatan yang disebutnya adalah radikalisme dalam bentuk teror.

Baca Juga  Wacana Harga Rokok Naik Jadi Rp 50.000 per Bungkus Menguat

“Hari ini bisa melihat tadi polisi menangkap 23 orang teroris dari berbagai tempat yang kemudian dikumpulkan di Lampung gitu, lalu diangkut ke Jakarta,” kata Mahfud dalam sambutannya, Kamis (17/12/2020).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menyebut, 23 orang teroris yang digelandang aparat kepolisian itu merupakan orang-orang yang tengah mempersiapkan kegiatan-kegiatan teror, seperti melakukan aksi pengeboman hingga melancarkan aksi kerusuhan di berbagai tempat.

“Bahkan saya mendapat informasi ada sekelompok anak-anak muda yang dilatih di suatu tempat khusus untuk menteror VVIP. Saya dapat foto latihannya juga,” ucapnya.

“Nah yang seperti ini jadi radikalisme yang menghantam ideologi,” sambung dia.(OZ/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Sidang Kasus Jesicca-Mirna Sulit Simpulkan Tanpa Autopsi
Foto BI -Sumut

Berita

Waspada Ancaman Resesi, BI Proyeksi Ekonomi di Sumut Tumbuh Tahun 2023

Berita

Prabowo Kantongi 6 Nama sebagai Cawapresnya pada Pilpres 2019

Arsip

Gurauan Jokowi Bikin Presiden Bank Dunia Tertawa

Arsip

Gatot Beberkan Borok Tengku Erry dalam Pembelaan di Pengadilan Tipikor

Arsip

Jokowi Cuek Saat Berkali-kali Ditanya Soal Demo 4 November

Arsip

Rekaman suara jadi ‘peluru’ model seksi buat wali kota Kendari
Foto Ketua PBNU, Prof. Murki saat memberikan kesaksian kasus suap Unila

Berita

‘Infak’ Rp 300 Juta Bikin Ketua PBNU Terseret Kasus Suap Unila