Home / Berita / Korupsi / Nasional / Reviews

Senin, 12 Februari 2018 - 11:47 WIB

Kena OTT KPK, Bupati Ngada Pernah Tutup Bandara

Bupati Ngada, Marianus Sae

Bupati Ngada, Marianus Sae

Viewer: 514
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 53 Detik

KompasNasionalo.com |Jakarta – Kepala daerah dari Nusa Tenggara Timur yang terjaring operasi tangkap tangan atau OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini adalah Bupati Ngada, Marianus Sae. Juru bicara KPK, Febri Diansyah membenarkan informasi itu saat dikonfirmasi. “Ya,” kata Febri, Ahad 11 Februari 2018.

Marianus Sae diketahui juga merupakan bakal calon Gubernur NTT 2018 yang berpasangan dengan Emmilia Nomlen. Pasangan itu diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP dan Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB.

Marianus Sae merupakan orang yang pernah menutup Bandara Turelelo Soa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur pada, 21 Desember 2013. Dia menutup bandara lantaran tidak mendapat tiket pesawat Merpati dari Kupang ke daerah itu. Akibat aksi penutupan itu, pesawat Merpati kembali ke Bandara El Tari Kupang.

Baca Juga  Polisi: Porter Bobol Koper Penumpang Beraksi Saat Pesawat Delay 2 Jam

Cerita bermula saat pesawat rute Kupang-Turolelo, Ngada, untuk hari itu sedang penuh. Namun, perusahaan penerbangan itu mengusahakan satu kursi untuk bupati.

Saat itu, perusahaan sudah mengonfirmasi keberangkatan Bupati, tapi hingga waktu pemberangkatan, Bupati tidak datang, sehingga pesawat tetap diberangkatkan.

Saat hendak mendarat di Turolelo, ada pergerakan orang di bawah, dan pilot diminta untuk kembali karena Bandara ditutup. Marianus berada di Kupang untuk menerima DIPA yang diserahkan Gubernur NTT kepada kepala daerah.

Namun polisi akhirnya tak bisa menjerat Bupati Ngada Marianus Sae karena tak menemukan bukti adanya perintah untuk menutup bandara kepada anggota Satpol PP. Dalam peristiwa itu, 22 anggota Satpol PP dijerat polisi dengan Pasal 421 Undang-Undang Nomor 1 tahun 2009 tentang Penerbangan, dengan ancaman hukuman 1 tahun penjara dengan denda sekitar Rp 200 juta.

Bupati Ngada Marianus Sae juga pernah diterpa isu tak sedap yakni menghamili pembantunya sendiri Maria Natalia Sisilia dan membuahkan seorang anak.

Baca Juga  Bersama komunitas WCD, Bupati “Resik-resik” Sungai Mrican

Informasi tentang dugaan skandal perselingkuhan tersebut dibeberkan oleh Maria. Dia mengatakan bahwa sang Bupati siap bertanggung jawab atas anak hasil hubungan gelap tersebut.

Kontributor TVRI di Kabupaten Ngada, Aurel Do’o yang sempat memberitakan juga dikabarkan sempat diancam akan dibunuh oleh kelompok pendukung Marianus karena memberitakan skandal perselingkuhan Marianus dengan Maria.

Namun, Marianus membantah isu tersebut. “Tidak benar itu. Siapa yang mengaku telah dihamili? Mana korbannya?” kata Marianus kepada Tempo, Jumat, 18 Oktober 2013 silam.

Bupati Ngada Marianus Sae mengatakan, dirinya menunggu siapa perempuan yang mengaku melahirkan anaknya. Sebab, dalam setahun terakhir pasca berita itu mencuat, tidak pernah ada orang yang mengatakan sebagai korban karena dihamili olehnya.(Detik/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Sumpah Janji PNS Tak Hanya Diucapkan, Wako Edi Minta Diimplementasikan

Berita

Babinsa Sungai Nanjung, Kodim 1203/Ktp Ajak Warga Ciptakan Pilkades Yang Aman Dan Damai

Berita

Pemerintah Kabupaten Samosir Gelar Konferensi Pers Langkah Strategis Menangani Angka Kasus Covid-19

Arsip

BI: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Paling Bagus Se-ASEAN

Berita

Demi Percepatan Pembangunan, Tabagsel Sudah Sangat Layak di Setujui Menjadi Provinsi Sumteng

Asahan

Pencari Brondolan Sawit Tewas Tenggelam Di Bekas Galian C Tanah Kaolin Di Bandar Pulo

Berita

Tahan Pencuri Singkong Seharga Rp50 Ribu, Kantor Polisi Digeruduk Warga

Berita

Sekda Tapsel : Tanamkan Nilai-Nilai Pancasila Agar Tumbuh Rasa Cinta Kepada NKRI