Viewer: 741
0 0

Home / Medan

Senin, 20 Juli 2020 - 20:44 WIB

Polresta Deliserdang Bebaskan Pelaku Pembunuhan Ibu Kandung

Viewer: 742
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 34 Detik

Kompasnasional | Penyidikan perkara pembunuhan anak bunuh ibu kandung yang terjadi di Desa Bangun Rejo Kecamatan Tanjungmorawa Kabupaten Deliserdang pada 16 Juni lalu dihentikan.

Pasalnya, tersangka pelaku yang bernama Haris (43) mempunyai gangguan kejiwaan.

Setelah dilakukan gelar perkara Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) akan dikeluarkan.

“Kesimpulan atas perkara ini dia (Haris) punya sakit jiwa berat. Pastinya perkara ini kita hentikan sesuai pasal 44 KUHP. Pasti ada gelar perkara dulu nanti,”ujar Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kompol Muhammad Firdaus Jumat, (10/7/2020).

Hingga saat ini, yang bersangkutan sendiri masih ditahan di Polsek Tanjung Morawa.

Haris juga sudah dilakukan observasi selama 14 hari di rumah sakit jiwa yang ada di Medan.

Baca Juga  Luhut Panjaitan dan Ratna Sarumpaet Bersitegang di Depan Keluarga Korban KM Sinar Bangun

“Setelah 14 hari diobservasi keluarlah hasil rekomendasi kalau dia divonis sakit jiwa berat. Ini penilaian dokter,” kata dia.

Sebelumnya juga dia pernah dirujuk oleh Puskesmas Tanjung Morawa ke RSUD Deliserdang bagian psikiatri.

“Karena kasus itu kita bawa dia lagi ke rumah sakit jiwa untuk diobservasi di sana,”kata Firdaus.

Kasus pembunuhan yang dilakukan Haris terhadap ibunya Suparti (75) sempat menggegerkan warga desa beberapa waktu lalu.

Saat itu Haris menghabisi nyawa ibunya dengan menggunakan cangkul di dalam rumah.

Saat itu yang ada di dalam rumah hanya ia dan ibunya sementara bapaknya Warso sedang berada di masjid.

Orang yang pertama kali mengetahui kalau Suparti tewas di dapur rumah adalah Warso. Saat itu ia baru saja pulang dari masjid setelah melaksanakan ibadah sholat Magrib dan Isya.

Baca Juga  Niat Mengantarkan Penumpang Driver Ojol Dihipnotis Penumpangnya

Selain memukul orang tuanya itu dengan cangkul Haris juga sudah menyiapkan lubang di belakang rumah.

Ia sempat berencana untuk menguburkan jenazah ibu yang telah melahirkannya itu.

Warso sendiri saat itu membenarkan kalau anaknya memang mempunyai gangguan kejiwaan.

Pihak keluarga pun disebut sudah capek membawanya berobat. Selain ke dokter juga pernah dibawa pengobatan alternatif.

“Dia memang ada masalah kejiwaannya. Sudah kami bawa ke mana-mana sebenarnya. Ke rumah sakit udah pernah termasuk juga pernah kami ruqiah,”ujar Warso saat itu.(TN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Menteri ESDM Resmikan Gedung Pusat Informasi Geopark Nasional Kaldera Toba di Open Stage Parapat
Foto Kejagung Ketut Sumedana

Berita

Kajari Lahat Dinonaktifkan Buntut Pemerkosa Cuma Dituntut 7 Bulan

Kriminal

15 kilo sabu dan 20 ribu ekstasi nyaris beredar, polisi Medan menggagalkannya
foto ilustrasi wanita korban pencabulan

Berita

Santriwati Ngaku Diperkosa di Masjid di Deli Serdang, Pelaku Ditangkap

Berita

Disokong Bandar Besar Medan Judi Togel Bendera “Tikoti” Berkibar Di Kota Parapat

Asahan

Bagikan Sembako, Lions Club M Golden Estate Bersama Camat Kota Kisaran Barat Door to Door Sambangi Warga pinggiran kota

Arsip

Diduga Dedi Telap Rp 200 Juta Uang Haram Jatah Oknum Poldasu, Apakah Benar ?
Foto Ilustrasi

Berita

35 Preman Pelaku Pungli Ditangkap Saat Natal 2022 di Medan