Home / Arsip / Arsip 2017 / Berita / Daerah / Ekonomi / Kriminal / Medan / Nasional / Reviews

Jumat, 23 Juni 2017 - 15:16 WIB

Diduga Dedi Telap Rp 200 Juta Uang Haram Jatah Oknum Poldasu, Apakah Benar ?

Viewer: 679
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 28 Detik

kompasnasional.com | MEDAN – Sungguh lucu sekaligus hina, bisa-bisanya pria keturunan Tionghoa kerap disapa panggilan Dedi disebut memotong jatah oknum-oknum polisi nakal setiap bulannya sebesar Rp 200 juta yang berasal dari setoran para pengusaha toko obat dan kosmetik ilegal di seluruh wilayah Kota Medan.

Santer terdengar terjadinya keributan di Poldasu dikarenakan kelakuan pria bernama Dedi keturunan Tionghoa warga Jalan Platina Medan Marelan yang mengaku-ngaku sebagai ketua asosiasi pengusaha obat-obatan ilegal.

Mendengar kabar tersebut, wartawan langsung mencari kebenaran informasi dari salah seorang pengusaha yang juga mengenal sosok sepak terjang seorang Dedi.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun bahwa setiap bulannya Dedi mengumpulkan uang setoran dari para pengusaha toko obat ilegal yang ada di wilayah Kota Medan guna disetorkan ke oknum-oknum polisi nakal yang berada di Poldasu.

Baca Juga  Pemkab Mempawah Sambut Baik Kedatangan Komisi I DPRD Provinsi Kalbar

Ironisnya, uang setoran bukannya sesuai titipan, malah Dedi disebut-sebut hanya memberikan uang sebesar  Rp 50 Juta dengan sengaja memotong uang Rp 200 juta dari Rp 250 juta yang biasa diberikan setiap bulannya.

“Ribut di Poldasu gara uang setoran dipotong si Dedi. Baru-baru ini aja kejadiannya,” ujar sumber yang enggan namanya dipublikasikan, Kemarin (22/6/17).

Ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Rina Sari Ginting melalui seluler 08126013***  belum menjawab dan memberi tanggapannya.

Baca Juga  Pemkab Deliserdang dapat penghargaan dari Kementerian Koperasi

Sementara itu, ketua lembaga swadaya masyarakat (LSM) KPK Indra Jabrik Hutapea SH mengatakan “ada apa dengan pihak kepolisian sekarang ini Sosok Dedi harus dicari oleh pihak propam Poldasu, jelas sudah mencoreng citra lembaga kepolisian. Kalau perlu tangkap si Dedi tersebut. Mana tahu ada indikasi dia berperan juga memasarkan kosmetik-kosmetik ilegal berbahaya yang sangat merugikan masyarakat,” ujar Indra melalui seluler.

Guna pemberitaan yang berimbang Dedi yang juga dihubungi melalui seluler dengan nomor 081264788373 meski telepon aktif hingga berita di turunkan Dedi belum memberikan jawaban baik via SMS (kmpsnsnl|omvig)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
100 %

Share :

Baca Juga

Berita

Dansatgas Pamtas Yonif 645/GTY Hadiri Press Conference dan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika di Polda Kalbar
Ketika Captain America Tepergok Mengintip Payudara Lawan Mainnya-KompasNasional

Arsip

Ketika Captain America Tepergok Mengintip Payudara Lawan Mainnya

Nasional

Baru 2 Hari Dilantik Jadi KSAL, Laksamana Yuda Margono Justru Diprediksi Bakal Jadi Panglima TNI, Saingan KSAD Jenderal Andika Perkasa?

Berita

Bupati Samosir bersama Wakil Bupati Samosir Monitoring Pos Penyekatan PPKM MIKRO Kabupaten Samosir

Arsip

Wakil Bupati Hadiri Doa Bersama

Berita

Bapenda Kabupaten Melawi Genjot Pajak Galian C

Berita

5 Wanita Tercantik di Dunia, Lesti Kejora Kalahkan Kendall Jenner hingga Lisa BLACKPINK

Berita

Atas Korban Tenggelam Kapal Wisata PLTA Koto Panjang, Bupati Kampar Ucapkan Belasungkawa.