Home / Arsip / Arsip 2016 / Berita / Nasional / Reviews

Jumat, 15 Juli 2016 - 13:40 WIB

Pemuda Pancasila Tersinggung, Kalender Logo Palu Arit Beredar

Viewer: 824
0 0
Terakhir Dibaca:46 Detik

Peredaran kalender berlogo palu-arit di Singkawang Kalimantan Barat memicu respon berbagai organisasi kemasyarakatan.

“Kami meminta agar pihak kepolisian mengusut tuntas peredaran kalender palu-arit itu di Kota Singkawang. Apabila tidak ditindaklanjuti, mau diapakan negara Indonesia,” terang Sumarno, Ketua Pemuda Pancasila Kota Singkawang saat melakukan aksi damai di depan kantor Walikota Singkawang Kamis (14/7).

Baca Juga  Antisipasi Bencana Siklon Tropis Surigae, Kodim 1207 Siagakan Pasukan dan Perlengkapan*

Menurut Sumarno, ideologi komunis tidak boleh ada lagi di Indonesia. “Kami sangat tersinggung dengan beredarnya kalender berlogo komunis di Singkawang,” katanya.

Massa yang bergerak dari Gedung Wanita menuju Kantor Wali Kota Singkawang itu berjalan dengan tertib. Meski demikian, aparat keamanan seperti TNI dan Polri pun disiagakan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga  Layaknya Pemilu, SMAN 5 Pematangsiantar Gelar Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS TA.2021-2022

Sementara itu, Wali Kota Simgkawang Awang Ishak meminta agar peredaran kalender bergambar palu-arit diusut tuntas.

“Saya mendukung sikap rakyat saya. Kita minta kepada Bapak Kapolres Singkawang untuk mengusut tuntas peredaran kalender berlambang palu-arit ini, mengapa bisa ada di Kota Singkawang,” tegas Awang (pjkst|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Penandatanganan MoU Bupati Kapuas Hulu Bersama Kanwil Perbendaharaan Prov.Kalbar, Dan KPPN Putussibau Tahun 2022

Berita

Viral Bakso Djanda di Wonogiri Bikin Nangis Pembelinya

Arsip

Pengasuh Cekik Balita Hingga Tewas Hanya Karena Terganggu Saat Merokok

Berita

Jelang Ramadhan Di Masa Pandemi, Unsur Forkopimda Ketapang Gandeng Tokoh Agama.

Berita

Serahkan Sertifikat Tanah ke Masyarakat, Bupati Tapsel : Harus Bisa Meningkatkan Manfaat dan Nilai Tambah

Berita

Sebanyak 7.649 Warga Siantar Belum Mendapatkan KKS, Dinsos Desak BRI

Arsip

Diplomat Cantik Indonesia Berani Kecam Para Pemimpin Negara Pasifik

Berita

Sinegritas Babinsa Dan Perangkat Desa Pelimpaan Jawai Laksanakan PPKM Mikro Desa Binaan