Kegagalan Gresik United mengalahkan Persija Jakarta dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC), di Stadion Tri Dharma, Gresik, Jumat malam (12/8) lalu, membuat fans GU (Ultrasmania) benar-benar berang. Puncaknya, Ultrasmania desak Liestiadi mundur.
Seperti diketahui pada pertandingan itu GU hanya bisa bermain imbang 2-2 lawan Persija.
Itu merupakan hasil imbang kelima dalam tujuh laga terakhir. Dua pertandingan lainnya mereka lalui dengan kekalahan. Hasil kurang bagus di kandang sendiri itu bukan saja membuat para pemain kecewa. Juga tidak sekedar membuat sang pelatih Liestiadi kecewa.
Hasil tersebut juga memukul hati para suporter GU : Ultrasmania. Apalagi, mereka sudah begitu total mendukung tim kebanggaannya tersebut. Namun, dukungan itu belum berbalas manis. GU sampai saat ini masih berada di papan bawah.
Karena itu, menjadi wajar kalau mereka menyuarakan tuntutan agar Liestiadi dicopot dari kursi pelatih GU. Suara tuntutan tersebut bahkan mereka nyanyikan secara nyaring di menit-menit akhir laga GU menjamu Persija.
’’Tim ini butuh proses. Kami sadari bahwa tidak menang dalam tujuh pertandingan sangat berat. Namun, justru di saat seperti inilah kebersamaan dari tim ini dipertaruhkan,’’ kata Liestiadi menanggapi sorotan Ultrasmania (pjkst|dwk)






