Home / Berita

Selasa, 5 April 2022 - 14:07 WIB

Wali Kota Edi Kamtono Minta Kelurahan Perbaharui DTKS Secara Periodik

Viewer: 405
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 52 Detik

3.245 RT/RW Kota Pontianak Terima Bantuan Operasional

Pontianak Kalbar,KOMPAS NASIONAL Com – Sebanyak 3.245 pengurus RT dan RW menerima bantuan operasional dari Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak.

Dari jumlah tersebut, terdiri dari 2.660 RT dan 585 RW. Masing-masing RT/RW menerima bantuan sebesar Rp1,5 juta per tahun.

Selain penyerahan bantuan secara simbolis, para pengurus RT/RW mendapat pembinaan dan pembekalan wawasan bagi RT/RW se-Kota Pontianak.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meminta jajaran kelurahan untuk memperbaharui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) secara periodik berkoordinasi dengan pengurus RT/RW. Pasalnya, data tersebut bersifat dinamis, artinya bisa bertambah atau berkurang.

“Minimal enam bulan sekali melalui musyawarah kelurahan,” ujarnya usai menyerahkan secara simbolis bantuan operasional kepada RT/RW di Aula Sultan Syarif Abdurrahman Kantor Wali Kota, Selasa (5/4/2022).

Baca Juga  Sambut Hari Bhayangkara Ke 76 Polda Jabar Gelar Lomba Menembak

Menurutnya, DTKS ini sebagai landasan untuk menggelontorkan bantuan, baik yang bersumber dari pusat maupun dari pemerintah daerah.

Jumlah DTKS di Kota Pontianak tercatat 17 ribu KK.

Namun tidak seluruhnya menerima bantuan-bantuan dari pusat seperti Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan lainnya.

“Oleh sebab itu kita lakukan intervensi melalui dana APBD, misalnya bantuan bedah rumah, bedah toilet dan sebagainya,” ungkap Edi.

Dia menilai, sejauh ini pemberdayaan masyarakat sudah cukup baik. Bahkan dirinya juga mengarahkan kepada BPR Khatulistiwa Pontianak sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemkot Pontianak untuk mengucurkan bantuan modal bagi UMKM.

Dari jumlah tersebut, dikatakannya 90 persen bantuan modal yang dikucurkan sudah kembali.

“Para pengurus RT/RW kalau ada data-data yang bagus, serahkan ke kami untuk memudahkan apabila ada program-program dari pemerintah,” katanya.

Baca Juga  Pastikan Berjalan Lancar, Koramil Serawai Kawal Pelaksanaan Swab di Desa Baras Nabun

Wali Kota Edi Kamtono juga menyoroti persoalan sampah dan kekumuhan.

Ia menekankan para lurah dan camat lebih responsif dalam menangani persoalan itu.

“Para luran dan camat harus peka terhadap wilayahnya terutama soal sampah dan kekumuhan,” imbuhnya.

Berkaitan dengan faktor keamanan lingkungan, Edi menyampaikan apresiasi kepada para pengurus RT/RW yang telah memasang Closed Circuit Television (CCTV) atau kamera pengawas.

Keberadaan CCTV di lingkungan RT/RW tersebut dinilainya sangat membantu dalam mengawasi keamanan lingkungan.

Apalagi akhir-akhir ini fasilitas umum menjadi incaran maling seperti besi pembatas trotoar, kabel lampu penerangan jalan hingga meteran ledeng milik warga.

“Keamanan lingkungan juga menjadi fokus para RT dan RW,” pungkasnya.

(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Diduga Keras Dinas pendidikan Kabupaten Sambas Telah Melecehkan Surat Edaran Bupati*

Berita

Kapolres Siantar Pimpin Apel Gabungan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana

Berita

Terjerat OTT KPK, Bupati Rejang Lebong Dibawa ke Jakarta

Berita

Upaya Cegah Sebaran Covid-19, DPRD Samosir Monitoring Objek Wisata

Berita

Bupati Tapsel : Ulama dan Umara Harus Jalan Berdampingan

Berita

FORMASI Malut Resmi Dilantik, Ini Harapan Bupati Usman Sidik

Berita

Serbuan Vaksinasi Kepada Pelaku Usaha Pariwisata Provinsi Kalbar

Berita

BNN Bongkar Lab Narkoba Sindikat Rusia di Bali, Hampir 8 Kg Party Drug Disita