Home / Internasional

Senin, 15 Maret 2021 - 14:53 WIB

Pemberantasan Korupsi Di Arab Saudi

Viewer: 760
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 33 Detik

Kompasnasional l Badan Antikorupsi Arab Saudi (Nazaha) mengumumkan telah menangkap 241 orang warga negara dan ekspatriat karena diduga terlibat dalam korupsi. Dalam sebuah pernyataan, mereka mengatakan para terdakwa termasuk pegawai dari lima kementerian.

Yakni pegawai dari kementerian dalam negeri, kesehatan, urusan kota dan pedesaan dan perumahan, pendidikan, dan sumber daya manusia dan pembangunan sosial. Mereka dituduh terlibat dalam kasus penyuapan, penyalahgunaan kekuasaan, dan pemalsuan.

Dilansir Saudi Gazette, Senin (15/3), para pegawai ditangkap selama sebanyak 263 razia pemeriksaan yang dilakukan oleh tim Nazaha dalam sebulan terakhir. Penangkapan para tersangka dilakukan setelah melakukan penyidikan terhadap dugaan peran 757 orang. Nazaha mengatakan prosedur hukum sedang diselesaikan sebelum dibawa ke pengadilan.

Baca Juga  Segudang Prestasi Lenis Kogoya Untuk Papua

Komisi meminta semua orang untuk melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan yang melibatkan korupsi keuangan atau administrasi. Sebelumnya, pada Januari lalu, 32 orang ditangkap atas kasus transfer ilegal sebesar 11,6 miliar riyal Saudi keluar negeri. Nazaha mengambil tindakan hukum terhadap mereka yang terlibat.

Nazaha mengatakan pihak berwenang dengan kerja sama Bank Sentral Saudi (SAMA) menerima informasi bahwa pegawai bank menerima suap dari sekelompok ekspatriat dan pengusaha. Pegawai bank diminta untuk menerima setoran tunai dari sumber yang tidak dikenal dan kemudian mentransfer uangnya keluar Saudi.

“Setelah melakukan investigasi lapangan, analisis rekening bank dari entitas komersial yang terlibat, kami menemukan setoran tunai ke rekening bank entitas ini dan semuanya ditransfer ke luar negeri,” kata sumber Nazaha, dikutip Arab News.

Baca Juga  Bom Meledak di Gereja Kongo, 10 Tewas-39 Luka

Sumber tersebut menambahkan lima ekspatriat ditangkap saat dalam perjalanan ke bank untuk menyetor lebih dari 9,8 juta riyal Saudi dalam bentuk tunai. Sumber juga menyebut seorang pengusaha mendirikan sejumlah entitas komersial palsu atas nama dirinya dan istri serta putranya.

Menurut Nazaha, pengusaha itu membuka rekening bank dan mengizinkan akses ke beberapa ekspatriat yang menggunakan rekening itu sebagai imbalan pembayaran bulanan. Para ekspatriat menyimpan uang tunai dari sumber yang tidak diketahui. Pegawai bank menerima uang dan hadiah dari ekspatriat sebagai imbalan atas bantuan mereka.
(R/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Liverpool Tantang AS Roma di Semifinal Liga Champions Eropa

Berita

Israel Akan Kirim Pesawat Antariksa ke Bulan pada 2019, Ternyata Ini Tujuannya

Arsip

Usai digeruduk warga, Konsulat Malaysia minta maaf soal bendera terbalik

Berita

Cegah Penyakit, Balaroa dan Petobo Disemprot Disinfektan Pakai Heli

Berita

Linares Punya Pukulan Keras, namun Garcia Lebih Tangguh

Arsip

Dokter Cabut 16 Giginya, Wanita Ini Tewas

Arsip

Saat Donald Trump Buat Nilai Tukar Meksiko Terjun Bebas

Internasional

Gempa 7 SR Guncang Dekat Pangkalan Chili di Antartika