Viewer: 755
0 0

Home / Internasional

Minggu, 24 Mei 2020 - 19:57 WIB

WHO Sebut Amerika Selatan Pusat Pandemi Covid-19

Viewer: 756
0 0
Terakhir Dibaca:43 Detik

Kompasnasional | Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan Amerika Selatan telah menjadi pusat pandemi baru Covid-19 dengan Brasil menjadi negara yang paling terpukul.

“Dalam arti tertentu, Amerika Selatan telah menjadi episentrum baru untuk penyakit ini,” kata Mike Ryan, pakar darurat darurat WHO, seperti dikutip dari
Reuters, Minggu (24/5/2020).

Baca Juga  Putin Disebut Akan Mundur karena Parkinson dan Diminta Pacar

Ia mengatakan bahwa Brasil adalah negara yang paling terdampak, dan pihak berwenang di sana telah menyetujui penggunaan secara luas obat anti-malaria hydroxychloroquine untuk pengobatan Covid-19. Dia menegaskan bahwa bukti klinis tidak mendukung penggunaan obat itu secara luas terhadap penyakit ini, mengingat risikonya. (Baca: Dipromosikan Trump Obati Covid-19, Obat Anti Malaria Ternyata Berbahaya)

Baca Juga  Semenanjung Korea Panas: Korut dan Korsel Saling Serang

Sementara itu, terjadi peningkatan kasus di beberapa negara Afrika yang sejauh ini memiliki angka kematian relatif rendah. Ryan mengatakan sembilan negara Afrika mengalami kenaikan kasus hingga 50% dalam sepekan terakhir, sementara yang lain mengalami penurunan atau tingkat stabil. (SC/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Internasional

Washington dan New York Ubah Nama Jalan Jadi Black Lives Matter

Internasional

Miris, Tunawisma Ini Tinggal di Kantong Sampah Bersama 6 Anjing

Berita

Kuburan Massal, Bukti Pembantaian Etnis Rohingya oleh Militer Myanmar

Arsip

Anti Gempa, Seorang Arsitek Beijing Ciptakan Gedung Cetak 3D

Arsip

Enggan Buka Jilbab, Walkot Jerman Pecat Muslimah Ini
Foto timnas Prancis

Berita

Piala Dunia 2022: Jadwal Lengkap, Hasil, Klasemen, dan Top Skor
Foto ilustrasi bom meledak

Berita

Bom Meledak di Gereja Kongo, 10 Tewas-39 Luka

Arsip

Prancis Menutup 20 Masjid Dengan Alasan Sebar Radikalisme