Home / Berita

Jumat, 23 April 2021 - 13:16 WIB

Pangdam XII/Tpr dan Gubernur Pimpin Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 di Perbatasan*

Viewer: 422
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 23 Detik

Kubu Raya, Kompas Nasional.com. Jum’at Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad dan Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., memimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Perbatasan. Rapat dilaksanakan pada (23/02/21) di Ruang Yudha Makodam XII/Tpr.

Rapat evaluasi juga dilaksanakan melalui video converence. Dihadiri Kadiskes Provinsi Kalbar, Kadinsos Prov. Kalbar, para PJU Kodam, dan Danrem 121/Abw serta para Dandim wilayah Perbatasan dan Dansatgas Pamtas.

Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad mengatakan, untuk mengantisipasi lonjakan PMI menjelang lebaran, agar kepada Dandim untuk mencari tempat karantina yang lebih baik di daerah perbatasan

Baca Juga  Kuasa Hukum: Kebijakan Impor Gula Tom Lembong Telah Diafirmasi Jokowi

Saya kira tempat karantina di PLBN Aruk sudah memadai, sedangkan di Entikong, agar dicarikan tempat alternatif yang lebih baik,” tegas Pangdam.

Pangdam XII/Tpr kembali mengingatkan untuk mencegah penyebaran Covid-19 bahwa jangka waktu karantina bagi PMI adalah 5×24 jam, karena sesuai dengan Keputusan Presiden RI.

“Jadi 5×24 jam itu adalah harga mati. Jadi, saya ingin para Satgas dapat mengawal itu semua,” kembali Pangdam menegaskan.

Sedangkan Gubernur Kalbar, H. Sutarmidji dalam arahannya menyampaikan, untuk PMI yang kembali ke wilayah Kalbar, agar dikarantina di Perbatasan, sampai menunggu hasil Lab PCR keluar.

Baca Juga  Hj.Lismaryani Sutarmidji : Posko Desa Upaya Percepatan Pemulihan Covid-19

“Kalau untuk mereka yang kembali ke wilayah Kalbar, lebih baik karantina di perbatasan setelah hasil Lab PCR mereka keluar baru akan digeser ke wilayah masing-masing,” ucapnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan kedatangan PMI, Gubernur mengharapkan agar semua stake holder menyiapkan segala fasilitas kesehatan, sarana dan prasarana untuk penanganan Covid-19 di perbatasan.

“Mudah-mudahan tidak ditemukan yang positif, dan jika ada yang positif maka akan diisolasi di Pontianak. Beberapa mobil ambulans akan kita siapkan di perbatasan,” harap H. Sutarmidji. (Pendam XII/Tpr)

(ABD. RAHMAN).

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Wabup Mempawa Minta Satgas COVID-19 Terus Berikan Sosialisasi dan Edukasi kepada Masyarakat

Berita

Sat Res Narkoba Polres Melawi Berhasil Menangkap 4 Orang Pelaku dan Mengamankan Barang Bukti 9,8 Gram Sabu

Berita

Warga Adat Tegamo Ucapkan Terima Kasih Kepada Bapak Lenis Kogoya

Berita

Wagub Ria Norsan Terima Audiensi Ketua DPW-JPKP Kalbar

Berita

Polisi Pastikan Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Pengalihan Subsidi BBM dan Program Sembako dari Pemerintah Tepat Sasaran 

Berita

Kapolda Kalbar Laksanakan Kunjungan Ke Polsek Nanga Tayap Polres Ketapang

Berita

Dampak HET Minyak Goreng Sawit Rp.14.000, Masyarakat Samosir Jangan Panik

Berita

Perbaiki Jembatan Gantung, Upaya Satgas Pamtas 643 Bantu Perekonomian Warga