Home / Berita

Minggu, 13 Maret 2022 - 23:33 WIB

Anak Kesasar Di Tapsel Bukan Warga Sidimpuan, Tetapi Medan

Viewer: 319
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 45 Detik

Anak Kesasar Di Tapsel Bukan Warga Sidimpuan, Tetapi Medan

PADANGSIDlMPUAN | Kompas Nasional –
Seorang anak berusia empat tahun yang kesasar di Muara Batangtoru Kabupaten Tapanuli Selatan, ternyata bukan warga Kota P.Sidimpuan tetapi penduduk Kota Medan.

Sebelumnya, media gencar memberitakan bahwa anak itu dari Kota P.Sidimpuan dan Bupati Tapanuli Selatan Dolly Pasaribu memberi atensi khusus. Ternyata info status kependudukan anak tersebut tidak jelas alias tak akurat.

“Anak itu warga Kota Medan, diketahui setelah Polres P.Sidimpuan mencari informasinya lewat alat pemindai sidik jari,” kata Kadis Sosial Pemko P.Sidimpuan Zufri Nasution, Minggu (13/2/2022).

Saat ini, si anak dan ibunya, Aci Nainggolan, 37, telah diserahkan Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak, Dinas Sosial dan Polres P.Sidimpuan ke pihak Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan. Diterima Kepala Lingkungan VII, Rosita.

Baca Juga  Karya Bakti Satkowil,Koramil Serawai Gandeng Masyarakat Bangun Bak Sampah

Kondisi anak dan ibunya Aci Nainggolan dalam keadaan sehat, sadar, dan tidak ada paksaan dari pihak manapun. Proses serah terima berlangsung di Kantor Camat Medan Deli dalam kondisi aman dan kondusif.

Melarikan Diri

Kadis Sosial Zufri Nasution menambahkan, sebelum ini si anak bersama ibunya yang merupakan ODGJ (orang dalam gangguan jiwa) tinggal di panti perawatan yang berada di Pinang Sori Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Hanya saja sering melarikan diri dan membawa anaknya ikut serta kemanapun dia pergi. Belakangan dia lari ke P.Sidimpun dan kemudian terpisah dengan anaknya yang kesasar sampai ke Tapsel,” jelas Zufri.

Setelah berita penemuan anak kesasar itu muncul di media, Bupati Tapsel Dolly Pasaribu memberi atensi khusus. Kemudian memerintahkan Dinas P3A Pemkab Tapsel menghubungi Dinas P3A Sidempuan. Katanya, ada anak dari Sidimpuan kesasar di wilayah mereka.

Baca Juga  Bupati Halsel Resmi Buka Karya Bhakti Kodim 1509/Labuha

“Anak itu kita terima pada Kamis (10/3/2022) sekira pukul 16:30. Kemudian memperyemukannya dengan ibunya Aci Nainggolan. Awalnya mereka mengaku dari Kota Pematang Siantar,” kata Zufri.

Namun karena curiga dengan pengakuannya itu, selanjuthya Tim Inafis Polres P.Sidimpuan menggunakan alat khusus deteksi sidil jari. Dari sanalah diketahui bahwa ibu dan anak itu warga Kota Medan.

“Persoalan ini sudah selesai. Anak dan ibunya telah kembali ke tempat asalnya di Kota Medan. Keduanya bukan warga Kota P.Sidimpuan seperti yang disebut-sebut dalam berita media,” tutup Kadis Sosial. (Ikhfan)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Edi Kamtono Sampaikan Tausiyah Singkat di Masjid Al Khalifah Kantor Wali Kota

Arsip

Mulai Hari Ini, KAI Jual Tiket Tambahan Mudik Lebaran

Berita

Walikota Siantar Meresmikan Musholla Amaliyah menjadi Masjid Amaliyah

Berita

Wabup Himbau Warga Waspada Bencana Banjir

Berita

Syukuran Hari Jadi Polwan ke-74 Begini Pesan Kapolres Sintang 

Berita

Sinergitas PLN dan Pemkot Singkawang, Kini Warga Mantoman Dapat Nikmati Listrik

Berita

Jokowi Terima Kunjungan PM Papua Nugini James Marape di Istana Bogor

Berita

Peringati HUT ke-77 TNI, Kodam XII/Tpr Laksanakan Bakti Sosial Donor Darah