Home / Berita

Sabtu, 2 April 2022 - 15:59 WIB

Direktur Operasional PD -PHJ Pematangsiantar Mengundurkan Diri, Ini Alasannya !

Viewer: 419
0 0
Terakhir Dibaca:3 Menit, 0 Detik

Kompas Nasional l PEMATANGSIANTAR-Direktur Operasional Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya ( PD-PHJ ) Kota Pematangsiantar Imran Simanjuntak mengundurkan diri. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin upacara apel pagi didepan seluruh para karyawan PD PHJ, pada Jumat (1/4/22). 

“Hari ini merupakan hari terakhir saya memimpin upacara apel di PD PHJ Kota Pematangsiantar. Saya mohon maaf jika ada salah, dan semoga tali silaturahmi kita tetap terjaga dengan baik,” ucap Imran Simanjuntak. 

Amatan awak media, setelah upacara dilaksanakan dilanjutkan dengan pemberian kain ulos yang disematkan ke tubuh Imran Simanjuntak oleh Toga Sehat Sihite selaku Direktur Utama PD-PHJ Kota Pematangsiantar beserta perwakilan dan karyawan.

Imran Simanjuntak kemudian menemui beberapa awak media yang sudah menunggunya untuk mendengarkan alasan dirinya mengundurkan diri. 

“Sebagai pengemban amanah partai dan perwujudan sikap profesional, saya mengundurkan diri sejak saya melayangkan surat pada tanggal 24 Maret 2022. Dan hari ini saya ingin mengumumkan langsung pada semuanya,” kata Imran Simanjuntak yang telah menjabat posisi Direktur di PD PHJ sejak tahun 2018.

Meskipun hingga saat ini, sambung dia, Surat Keputusan (SK) penetapan dirinya untuk menjabat sebagai ketua Dewan Pengurus Daerah Partai Kebangkitan Bangsa (DPD-PKB), belum ada. “Walaupun itu belum ada, kita harus berjiwa besar untuk mengundurkan diri. Kita harus siap untuk memilih salah satunya,” ujar dia. 

Baca Juga  PGRI Memperingati Hari Guru di Gedung Serbaguna Pematangsiantar

Imran Simanjuntak menyebut, walaupun SK pengangkatan dirinya oleh ketua partai politik yang dipimpin Muhaimin Iskandar tersebut belum ada, namun Imran Simanjuntak ingin memberikan pendidikan politik kepada masyarakat bahwa kita harus punya sikap dalam hidup. Jangan mendua dan jangan malu – malu mengambil keputusan. 

Selanjutnya, terang Imran Simanjuntak, larangan untuk ikut berpolitik bukan hanya pada bagian Direksi PD PHJ saja, melainkan seluruh warga yang bekerja di perusahaan tersebut. Hal ini sesuai dengan peraturan yang sudah dituangkan dalam beberapa peraturan. Salah satunya adalah PP no 24 tahun 2014.

Imran juga menegaskan, dirinya  mengajak siapapun itu, terutama para karyawan harus berjiwa besar mengundurkan diri atau memilih salah satu diantaranya, jika ingin terjun ke dunia politik,” tegasnya.

Dia berharap kedepannya, harus ada sinergitas antara PD PHJ sebagai perusahaan daerah dengan para pemegang kebijakan. Baik itu di DPRD maupun di Eksekutif Kota Pematangsiantar. Karen PD PHJ tidak bisa berdiri sendiri tanpa ada support dari kedua pemegang kekuasaan tadi. 

Maka dari itu, kata Imran Simanjuntak, beberapa hal yang akan menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi dirinya, meskipun diluar PD PHJ adalah tetap menjadikan Pajak Horas sebagai ikon Pematangsiantar, yang tidak pernah terjamah oleh para pemimpin – pemimpin Kota Pematangsiantar. 

Baca Juga  Jajaran Polsek Polres Tapsel bagikan Nasi Kotak Kepada Warga Yang Kurang Mampu Dimasa Pandemi Covid-19

“Jangan kendaraan bermotor yang dijadikan ikon kota Siantar. Sesungguhnya yang harus dieksplorasi itu adalah Pasar Horas. Jadi harus ada kekuatan – kekuatan full dari pemikiran DPRD maupun eksekutif, sehingga Pasar Horas ini benar-benar dijadikan sebagai aset yang monumental. Ingat, Pajak Horas,”tukasnya.

Ditempat yang sama, Direktur Utama PD PHJ Kota Pematangsiantar, Toga Sehat Sihite menyampaikan makna dari pelepasan Imran Simanjuntak dengan menyematkan sebuah ulos batak adalah sebagai “penyemangat” untuk meraih cita – cita ditempat yang baru. 

Serta sebagai wujud penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya bagi Direktur Operasional tersebut selama ini yang telah mengabdikan dirinya dengan suka maupun duka, semua tenaga, pikiran, serta idenya. 

“Meskipun kami sekarang tidak bersama lagi di PD PHJ, namun hubungan kami masih tetap, tidak ada berubah. Walaupun beliau di partai, saya masih di sini,” ungkap Direktur Utama PD PHJ tersebut. 

Saat disinggung, siapakah selanjutnya yang akan menggantikan posisi Direktur operasional PD PHJ? 

“Untuk saat ini semua akan saya yang melakukannya. Kalau untuk mendapatkan penggantinya, akan dilakukan pada bulan Desember mendatang. Pasalnya, oada bulan itu masa bakti kami selesai, tepatnya tanggal 10 Desember 2022. Dan semuanya diserahkan pada walikota untuk melakukan pemilihan Direksi kembali,” pungkasnya  

Toni Tambunan.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Ketua DPD Partai Perindo Kab.Kapuas Hulu Stevanus Apo Uraikan Sejarah Berdirinya RSUD Dr.Ahmad Diponegoro Kapuas Hulu

Berita

Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/WNS Anjangsana Bantu Pengolahan Kayu Bajakah Di Perbatasan Kalbar.

Asahan

Diduga Hilang Kendali Dua Mobil Laga Kambing Di Pondok Jati Kisaran

Berita

Wakil Bupati Samosir, Martua Sitanggang : Mari Bekerja Sama Proaktif Menggerakkan Masyarakat dalam Membangun Samosir dengan Segala Potensi

Berita

Kunjungi Ruang Tahanan Polsek Putussibau Selatan, Ini Pesan Waka Polres Kapuas Hulu

Berita

Ahli Sebut Jokowi Harus Dihadirkan Jadi Saksi di Sidang Tom Lembong

Berita

Hadiri Diklat Terpadu Dasar, Bupati Tapsel Harap Dapat Tercipta Kader NU Sejati

Berita

Kapolda Kalbar Kunjungi Polres Melawi Dalam Rangka Mengecek Dan Mendengarkan Paparan Penggunaan Anggaran Tahun 2021.